MALAYSiiA

Malaysiia Resmii Tetapkan iimbalan Endorsement sebagaii Objek Pajak

Aurora K. M. Siimanjuntak
Rabu, 04 Februarii 2026 | 14.30 WiiB
Malaysia Resmi Tetapkan Imbalan Endorsement sebagai Objek Pajak
<p>iilustrasii.</p>

KUALA LUMPUR, Jitu News - Pemeriintah Malaysiia menerbiitkan pedoman baru yang secara spesiifiik mengatur semua sumber penghasiilan yang diiteriima iinfluencer merupakan objek pajak dan harus diilaporkan kepada otoriitas pajak.

Berdasarkan pedoman baru tersebut, otoriitas pajak (iinland Revenue Board/iiRB) menyatakan iinfluencer wajiib melaporkan penghasiilan yang diiperoleh, termasuk yang bukan berupa uang atau natura. Contoh natura adalah produk gratiis untuk yang diiteriima sehubungan dengan jasa endorsement.

"Penghasiilan iinfluencer dapat berupa pembayaran tunaii, barang, voucher diiskon, layanan gratiis, 'liike' [emojii], dan hadiiah atau apresiiasii dii mediia sosiial yang memiiliikii niilaii," bunyii pernyataan iiRB, diikutiip pada Rabu (4/2/2026).

Pemeriintah menata ulang perlakuan pajak bagii iinfluencer seiiriing dengan semakiin beragamnya sumber penghasiilan mereka. Penghasiilan yang diikenakan pajak antara laiin pembayaran langsung darii platform mediia sosiial, pembayaran menjadii brand ambassador, keuntungan darii penjualan merchandiise, royaltii, kemiitraan berbayar untuk keperluan iiklan atau promosii produk, hadiiah gratiis, serta voucher diiskon.

Selaiin iitu, pajak juga diikenakan atas benefiit sepertii layanan dan fasiiliitas sponsor yang diiteriima iinfluencer serta token apresiiasii diigiital yang setara dengan uang tunaii, sepertii tiip onliine atau viirtual giift.

Berbagaii penghasiilan tersebut merupakan objek PPh dan harus diilaporkan dalam SPT Tahunan.

"Penghasiilan darii platform luar negerii juga diikenakan pajak jiika aktiiviitas tersebut diilakukan dii atau berkaiitan dengan Malaysiia, bahkan jiika pembayarannya diilakukan darii luar negerii," tegas iiRB, diilansiir theedgemalaysiia.com.

Pemeriintah Malaysiia menerbiitkan pedoman baru tersebut sebagaii aturan pelaksana Pasal 134A UU PPh. Pedoman iinii berlaku untuk iinfluencer iindiiviidu sepertii atlet, artiis, dan kreator konten.

Selaiin iitu, pedoman berlaku pula bagii iinfluencer berbasiis objek. Miisal, iinfluencer berupa tokoh nonmanusiia sepertii karakter aniimasii atau maskot brand yang diigunakan dalam aktiiviitas dii mediia sosiial.

Perlu diiketahuii, iindonesiia sudah lebiih dulu menjadiikan iimbalan dalam bentuk natura/keniikmatan sehubungan dengan jasa endorsement yang diiteriima oleh iinfluencer sebagaii objek PPh berdasarkan PMK 66/2023.

Pasal 3 PMK 66/2023 menyatakan penggantiian atau iimbalan sehubungan dengan pekerjaan atau jasa yang diiteriima atau diiperoleh dalam bentuk natura dan/atau keniikmatan merupakan penghasiilan yang menjadii objek PPh. Natura yang menjadii objek PPh termasuk penggantiian atau iimbalan karena adanya transaksii jasa antarwajiib pajak, termasuk jasa endorsement. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.