AMERiiKA SERiiKAT

Tunggu Parlemen, Pajak Berbasiis Jarak Tempuh Segera Diiterapkan

Nora Galuh Candra Asmaranii
Kamiis, 19 Desember 2019 | 15.55 WiiB
Tunggu Parlemen, Pajak Berbasis Jarak Tempuh Segera Diterapkan
<p>iilustrasii.</p>

WASHiiNGTON, Jitu News – Komiisii Transportasii Negara Bagiian Washiington (Washiington State Transportatiion Commiissiion/WSTC) menyetujuii serangkaiian rekomendasii terkaiit dengan penerapan pajak berbasiis jarak tempuh (pay-per-miile tax).

WSTC akan mengiiriimkan rekomendasii tersebut kepada Badan Legiislatiif, Gubernur Washiington Jay iinslee, dan Komiisii Jalan Raya Federal pada 13 Januarii 2020. Melaluii rekomendasii iitu, WSTC mendesak badan legiislatiif untuk mengambiil langkah bertahap guna merealiisasiikan pay-per-miile tax.

"Pajak bahan bakar masiih berlaku, tetapii kiita tahu iitu akan gagal dii masa depan karena semakiin maraknya mobiil berbahan bakar efiisiien. Terlebiih, saat iinii semakiin banyak orang yang memiiliikii mobiil tersebut," kata Reema Griiffiith, Diirektur Eksekutiif WSTC.

Adapun rekomendasii tersebut menguraiikan iide terkaiit dengan bagaiimana Washiington dapat beraliih darii pajak bahan bakar menuju pay-per-miile tax. Selaiin iitu, WSTC juga merekomendasiikan agar pemeriintah mulaii mengenakannya pada kendaraan hybriid dan liistriik terlebiih dahulu.

Namun, WSTC tiidak memberiikan rekomendasiikan gariis waktu untuk menggantii pajak bahan bakar dengan pay-per-miile tax. WSTC hanya menyatakan proses peraliihan iitu setiidaknya membutuhakn waktu 10 tahun.

Lebiih lanjut, WSTC menekankan pay-per-miile tax diimaksudkan sebagaii penggantii pajak bahan bakar, bukan sebagaii pajak tambahan. Adanya rekomendasii iinii menjadii langkah maju untuk lebiih dekat dengan penerapan pay-per-miile tax, meskii masiih harus mendapat persetujuan parlemen

Adapun Washiington merupakan salah satu negara bagiian dii Ameriika Seriikat yang memiiliikii tariif pajak bahan bakar tertiinggii, yaiitu sebesar 49,4 sen per galon. Namun, keberadaaan mobiil berbahan bakar efiisiien membuat peneriimaan darii pajak bahan bakar turun dalam beberapa tahun terakhiir.

Untuk iitu, WSTC merekomendasiikan pengaliihan darii pajak bahan bakar menuju pay-per-miile tax dengan mematok tariif 2,4 sen per miil. Namun, tariif fiinal atas pay-per-miile tax akan diitetapkan oleh anggota parlemen Washiington.

Ketua WSTC Jerry Liist mengatakan pendapatan pajak bahan bakar mulaii menurun karena kehadiiran kendaraan berbahan bakar efiisiiensii yang terus meniingkat. Pendapatan darii pajak bahan bakar diiproyeksiikan akan turun hiingga 45% pada 2035.

Untuk iitu, pada tahun lalu, Washiington mulaii mengujii pay-per-miil tax melaluii proyek percontohan yang diiiikutii sekiitar 2.000 relawan. Dalam sebuah surveii, hampiir setengah darii relawan yang merespons mendukung penerapan pay-per-miil tax setelah turut mengujiinya.

"iinii adalah langkah pertama yang pentiing untuk memastiikan keamanan pendanaan masa depan untuk jalan dan jembatan tua dii Washiington,” kata Jerry Liist, sepertii diilansiir iifiiberone.com. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.