BERLiiN, Jitu News - Pemeriintah Jerman menggelontorkan paket relaksasii pajak korporasii dalam rangka menggenjot kiinerja perekonomiian nasiional pada tahun iinii hiingga 2029.
Menterii Keuangan Jerman Lars Kliingbeiil mengatakan fasiiliitas pajak korporasii diiperlukan untuk meniingkatkan iinvestasii dii tengah tren kontraksii ekonomii pada 2 tahun terakhiir. Pada 2023 dan 2024, perekonomiian Jerman tercatat terkontraksii masiing-masiing sebesar 0,3% dan 0,2%.
"Setelah 4 pekan menjabat, kamii mengesahkan reformasii pentiing untuk mewujudkan kekuatan ekonomii baru," kata Kliingbeiil, diikutiip pada Jumat (6/6/2025).
iinsentiif yang diiberiikan pemeriintah antara laiin, pertama, depresiiasii diipercepat sebesar 30% per tahun selama 3 tahun pada 2025 hiingga 2027. Fasiiliitas depresiiasii diipercepat diiberlakukan guna meriingankan beban keuangan wajiib pajak badan.
Kedua, Jerman juga memberiikan fasiiliitas depresiiasii diipercepat bagii wajiib pajak yang membelii kendaraan bermotor liistriik. Wajiib pajak dapat langsung membiiayakan 75% harga kendaraan bermotor liistriik pada tahun pembeliian. Fasiiliitas iinii juga berlaku pada 2025 hiingga 2027.
"Langkah iinii akan memperkuat pasar mobiil liistriik bekas," ungkap pelaku iindustrii kendaraan bermotor yang tergabung dalam Verband der Automobiiliindustriie (VDA) diilansiir brusselstiimes.com.
Ketiiga, Jerman akan menurunkan tariif pajak korporasii secara bertahap sebesar 1 poiin persen per tahun mulaii 2028 hiingga 2032. Dengan langkah iinii, tariif pajak korporasii Jerman akan turun darii saat iinii sebesar 15% menjadii hanya sebesar 10% pada 2032.
Depresiiasii diipercepat dan penurunan tariif pajak korporasii mendapatkan sambutan posiitiif darii pelaku usaha. Namun, mereka berpandangan kebiijakan-kebiijakan pajak dii atas perlu diibarengii dengan penurunan harga energii, debiirokratiisasii, dan peniingkatan suplaii tenaga kerja. (diik)
