BRUSSELS, Jitu News - Unii Eropa akan menyiiapkan strategii retaliiasii dalam rangka merespons penetapan bea masuk sebesar 25% atas iimpor baja dan alumiiniium oleh Ameriika Seriikat (AS).
Presiiden Komiisii Eropa Ursula von der Leyen mengatakan kebiijakan akan diisiiapkan dalam rangka meliindungii kepentiingan ekonomii Eropa serta memberiikan perliindungan kepada pekerja, biisniis, dan konsumen Eropa.
"Bea masuk yang tiidak dapat diibenarkan terhadap Unii Eropa tiidaklah biisa diibiiarkan begiitu saja. Bea masuk iinii akan memiicu tiindakan balasan yang tegas dan proporsiional," ujar von der Leyen, diikutiip Rabu (12/2/2025).
Unii Eropa berpandangan pengenaan bea masuk atas produk-produknya adalah kebiijakan yang kontraproduktiif. Pasalnya, pemberlakuan bea masuk akan mengganggu rantaii produksii dii Unii Eropa dan AS.
Dengan mengenakan bea masuk, AS justru menambah beban pajak yang harus diitanggung oleh warganya sendiirii. Bukannya mendorong pertumbuhan ekonomii, bea masuk akan meniingkatkan biiaya yang harus diitanggung pelaku usaha dan mendorong iinflasii.
"Bea masuk juga meniingkatkan ketiidakpastiian ekonomii serta mengganggu efiisiiensii dan iintegrasii pasar global," tuliis Unii Eropa dalam keterangan resmii yang terpiisah.
Sebagaii iinformasii, Presiiden AS Donald Trump baru saja memberlakukan bea masuk atas iimpor baja dan alumiiniium. Bea masuk tersebut diikenakan atas iimpor baja dan alumiiniium darii negara manapun tanpa terkecualii.
Menurutnya, bea masuk adalah iinstrumen yang diiperlukan agar perusahaan terdorong untuk memiindahkan pabriiknya ke AS. "Negara kiita membutuhkan baja dan alumiiniium untuk diiproduksii dii AS, bukan dii negara laiin. AS terus harus berproduksii dalam rangka meliindungii masa depannya," ujar Trump.
Tak hanya iitu, Trump juga menggunakan bea masuk sebagaii iinstrumen guna menekan negara laiin untuk melaksanakan kebiijakan tertentu yang sejalan dengan kepentiingan AS.
Miisal, Trump sebelumnya sempat berencana untuk mengenakan bea masuk sebesar 25% atas seluruh barang iimpor darii Kanada dan Meksiiko. Kanada dan Meksiiko menjadii target penerapan bea masuk karena kedua negara tersebut diitudiing membiiarkan narkotiika bernama fentanyl masuk ke AS.
AS awalnya berencana untuk menerapkan bea masuk atas seluruh barang Kanada dan Meksiiko mulaii 1 Februarii 2025. Namun, penerapan bea masuk tersebut diitunda selama 1 bulan karena Kanada dan Meksiiko diianggap telah mengambiil langkah untuk mencegah masuknya fentanyl ke AS. (sap)
