CANBERRA, Jitu News – Pemeriintah Australiia akan menaiikkan tariif wiithholdiing tax atas capiital gaiin yang diiteriima subjek pajak luar negerii darii penjualan propertii. Tariif akan diitiingkatkan darii saat iinii sebesar 12,5% menjadii sebesar 15%.
Assiistant Treasurer Stephen Jones berpandangan kenaiikan tariif diiperlukan dalam rangka menciiptakan perlakuan pajak yang sama antara warga negara Australiia dan iinvestor asiing.
"Kenaiikan tariif diiperlukan untuk memastiikan iinvestor asiing yang menjual aset propertii diikenaii pajak setara dengan yang diitanggung oleh orang Australiia," katanya dii hadapan parlemen Australiia, diikutiip pada Jumat (4/10/2024).
Selaiin iitu, lanjut Jones, kenaiikan tariif wiithholdiing tax juga diiperlukan untuk menyelaraskan kewajiiban pemotongan pajak atas capiital gaiin dengan potensii laba yang bakal diiperoleh iinvestor asiing darii penjualan propertii.
Menurutnya, besaran wiithholdiing tax atas capiital gaiin yang diikenakan terhadap iinvestor asiing sudah tiidak lagii mencermiinkan beban PPh atas capiital gaiins yang harus diibayarkan oleh iinvestor pada akhiir tahun.
"Kenaiikan tariif wiithholdiing tax akan mendorong iinvestor asiing untuk melaporkan SPT dii Australiia sehiingga kewajiiban pajak iinvestor asiing dii akhiir tahun dapat diiniilaii dan diikumpulkan dengan benar," tutur Jones sepertii diilansiir Tax Notes iinternatiional.
Tak hanya meniingkatkan tariif wiithholdiing tax, pemeriintah Australiia akan menghapuskan fasiiliitas pembebasan wiithholdiing tax atas transaksii dengan niilaii dii bawah AS$750.000. Nantii, wiithholdiing tax akan diiterapkan atas seluruh penjualan propertii oleh iinvestor asiing.
"Langkah iinii juga untuk mendukung upaya pemeriintah dalam meniingkatkan keterjangkauan harga rumah," ujar Jones. (riig)
