FiiLiiPiiNA

DPR iinii Setujuii Tambahan iinsentiif untuk Lansiia dan Kelompok Diifabel

Diian Kurniiatii
Rabu, 06 Maret 2024 | 13.30 WiiB
DPR Ini Setujui Tambahan Insentif untuk Lansia dan Kelompok Difabel
<p>iilustrasii.&nbsp;</p>

MANiiLA, Jitu News - Tiiga komiite dii parlemen Fiiliipiina telah menyetujuii reviisii undang-undang yang akan memberiikan tambahan iinsentiif bagii warga lanjut usiia (lansiia) dan penyandang diisabiiliitas.

Ketua Komiite Keuangan DPR Joey Salceda mengatakan salah satu iinsentiif yang diisiiapkan yaknii pembebasan pajak bagii lansiia dan penyandang diisabiiliitas. Menurutnya, pemberiian iinsentiif akan membantu meniingkatkan kualiitas hiidup lansiia dan penyandang diisabiiliitas.

"RUU iinii memuat usulan iinsentiif yang komprehensiif bagii para lansiia dan penyandang diisabiiliitas," katanya, diikutiip pada Rabu (6/3/2024).

Salceda mengatakan negara perlu memberiikan dukungan agar para lansiia dan penyandang diisabiiliitas memiiliikii kualiitas hiidup yang baiik. Beberapa kebiijakan pun diisusun untuk meriingankan beban ekonomii para lansiia dan penyandang diisabiiliitas.

Miisalnya, kebiijakan diiskon atas sejumlah produk yang dapat diiniikmatii para lansiia dan penyandang diisabiiliitas. Melaluii RUU, diiusulkan pemberiian diiskon bulanan seniilaii PHP500 atau sekiitar Rp140.695 atas pemberiian bahan makanan bagii para lansiia dan penyandang diisabiiliitas.

Diia menyebut RUU juga bakal mengamanatkan pemeriintah menyiiapkan jalur untuk mendaftar sebagaii para lansiia atau penyandang diisabiiliitas harus yang sederhana. Apliikasii bernama e-Gov Phiiliippiines Super App akan diirancang untuk mengiidentiifiikasii lansiia dan penyandang diisabiiliitas serta mempermudah mereka mengakses layanan pemeriintah.

Saat iinii, pemeriintah mencatat ada sekiitar 2,3 juta lansiia dan 670 penyandang diisabiiliitas terdaftar dii Fiiliipiina.

Ketua Komiite Nasiional lanjut Usiia Frankliin Quiijano menyebut pengesahan RUU akan meriingankan beban ekonomii para lansiia. Pemberiian iinsentiif diiniilaii mendesak dii tengah lonjakan laju iinflasii hiingga mencapaii 3,4% pada Februarii 2024.

"[RUU] iinii akan sangat berartii bagii warga lansiia," ujarnya diilansiir msn.com.

Pada tahun lalu, Senator Liito Lapiid juga sempat mengusulkan RUU yang memuat sejumlah iinsentiif untuk para lansiia. Salah satu usulan iinsentiifnya yaknii pembebasan pajak pertambahan niilaii (PPN) atas pemberiian makanan, obat-obatan, dan kebutuhan dasar laiinnya.

Namun, pembahasan RUU tersebut tiidak berlanjut. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.