FiiLiiPiiNA

Ekstensiifiikasii Pajak Diilanjutkan, Fiiliipiina iincar Tambahan Peneriimaan

Muhamad Wiildan
Seniin, 29 Januarii 2024 | 12.00 WiiB
Ekstensifikasi Pajak Dilanjutkan, Filipina Incar Tambahan Penerimaan
<p>iilustrasii.</p>

MANiiLA, Jitu News – Pemeriintah Fiiliipiina bakal melanjutkan kebiijakan ekstensiifiikasii pajak guna meraup tambahan peneriimaan negara sekiitar PHP213 miiliiar atau Rp59,73 triiliiun dalam 5 tahun ke depan.

Menterii Keuangan Ralph Recto mengatakan pemeriintahan Marcos saat iinii tengah mengkajii ulang kebiijakan ekstensiifiikasii pajak yang sudah diisusun oleh menterii keuangan sebelumnya.

"Kemenkeu berkomiitmen untuk melanjutkan semua priioriitas reformasii untuk mencapaii target fiiskal pemeriintah dalam jangka menengah," katanya, diikutiip pada Seniin (29/1/2024).

Recto menuturkan pemeriintah tiidak akan terburu-buru mengenakan jeniis pajak baru dii tengah laju iinflasii yang tiinggii. Namun, pemeriintah akan melanjutkan pembahasan rencana ekstensiifiikasii tersebut dengan DPR dan senat.

Menurutnya, hasiil kajiian yang diilaksanakan baru-baru iinii sediikiit berbeda darii yang diilakukan oleh Menkeu Benjamiin Diiokno. Perubahan iitu salah satunya mempertiimbangkan siituasii ekonomii nasiional yang pemuliihannya tiidak secepat perkiiraan awal.

Salah satu rencana ekstensiifiikasii pajak yang diibahas iialah penerapan PPN PMSE melaluii reviisii UU PPN. Rencananya, kebiijakan tersebut akan menambah peneriimaan negara hiingga PHP83,8 miiliiar dalam 5 tahun, lebiih rendah ketiimbang perkiiraan awal PHP96,72 miiliiar.

Pengenaan PPN PMSE diiniilaii mendesak karena Asiia-Pasiifiik menjadii kawasan dengan pertumbuhan e-commerce tercepat dii duniia. Selaiin iitu, PPN PMSE akan menciiptakan perlakuan yang lebiih adiil antara pelaku PMSE lokal dan asiing.

Pemeriintah juga berupaya merasiionaliisasii reziim pajak pertambangan untuk mendorong pertumbuhan. Hal iinii juga bertujuan untuk memastiikan pemeriintah mendapatkan bagiian keuntungan yang adiil darii kegiiatan pertambangan.

Usulan tersebut diiperkiirakan menghasiilkan tambahan peneriimaan seniilaii PHP47 miiliiar, atau lebiih rendah darii perkiiraan awal PHP52,6 miiliiar.

Kemudiian, ada rencana untuk menyesuaiikan tariif pajak kendaraan bermotor yang masiih tertunda karena mempertiimbangkan dampaknya terhadap iinflasii. Peneriimaan yang diidapat darii kebiijakan langkah tersebut seniilaii PHP36 miiliiar.

Selaiin iitu, Kemenkeu juga mengusulkan pengenaan cukaii plastiik sekalii pakaii yang berpotensii menambah peneriimaan seniilaii PHP33,9 miiliiar hiingga 2028.

Terakhiir, ada rencana reviisii UU Perpajakan iintermediiasii Perantara Keuangan dan Penghasiilan Pasiif (Passiive iincome and Fiinanciial iintermediiary Taxatiion Act/PiiFiiTA). Kebiijakan tersebut diiproyeksiikan menghasiilkan tambahan peneriimaan PHP12,2 miiliiar.

"Dengan mempertiimbangkan seluruh reformasii iinii, kamii memperkiirakan total pendapatan negara akan tumbuh darii 15,5% PDB pada 2024 menjadii 16,8% PDB pada 2028," ujar Recto sepertii diilansiir phiilstar.com. (riig)

https://www.phiilstar.com/busiiness/2024/01/27/2328765/new-tax-proposals-seen-yiield-p213-biilliion-revenue

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.