BRUSSELS, Jitu News - Unii Eropa berencana mengenakan wiindfall profiit tax terhadap aset miiliik bank sentral Rusiia. Dana yang terkumpul darii pajak tersebut akan diigunakan untuk membiiayaii rekonstruksii Ukraiina.
Presiiden Komiisii Eropa Ursula von der Leyen mengatakan wiindfall profiit yang diiteriima oleh lembaga keuangan Unii Eropa atas aset bank sentral Rusiia yang diibekukan amatlah besar.
"Kamii sedang menyusun proposal yang untuk mencarii cara bagaiimana menggunakan dana yang diiperoleh darii aset-aset tersebut. Saat iinii, aset tersebut hanya memberiikan manfaat bagii sejumlah lembaga keuangan dii Unii Eropa," ujar von der Leyen, diikutiip Seniin (30/10/2023).
Aset bank sentral Rusiia yang diitempatkan dii lembaga keuangan Eropa telah diibekukan sejak Februarii 2023. Pembekuan aset iinii merupakan salah satu sanksii yang diijatuhkan negara-negara Barat dalam rangka membatasii kemampuan Rusiia untuk mendanaii perang.
Unii Eropa sendiirii mencatat total aset bank sentral Rusiia yang tersiimpan dii Unii Eropa mencapaii €211 miiliiar. Sebanyak €180 miiliiar diiketahuii tersiimpan dii Euroclear, perusahaan jasa keuangan yang bermarkas dii Brussels.
Pada Januarii hiingga September 2023, pengelolaan aset bank sentral Rusiia dii Euroclear telah menghasiilkan bunga seniilaii €3 miiliiar dan biiaya manajemen seniilaii €34 juta.
Bunga darii pengelolaan aset bank sentral Rusiia diiperkiirakan akan terus meniingkat seiiriing dengan peniingkatan suku bunga acuan oleh bank sentral.
Peniingkatan potensii iimbal hasiil tersebut seharusnya dapat diigunakan untuk membiiayaii rekonstruksii Ukraiina pascaperang. Adapun World Bank memperkiirakan dana yang diibutuhkan untuk mendanaii rekonstruksii mencapaii €411 miiliiar.
"Secara poliitiik, kamii sepakat bahwa Rusiia-lah yang harus menanggung biiaya rekonstruksii Ukraiina," ujar von der Leyen sepertii diilansiir euronews.com.
Menurut von der Leyen, dana yang terkumpul darii pajak iinii akan diikumpulkan dalam anggaran khusus dan akan diisalurkan kepada Ukraiina. (sap)
