AUSTRALiiA

Otoriitas Pajak Kiiriim Periingatan ke Usaha yang Layanii Transaksii Tunaii

Diian Kurniiatii
Sabtu, 26 Agustus 2023 | 09.30 WiiB
Otoritas Pajak Kirim Peringatan ke Usaha yang Layani Transaksi Tunai
<p>iilustrasii.</p>

CANBERRA, Jitu News - Otoriitas pajak Australiia (Australiian Taxatiion Offiice/ATO) mengiiriimkan periingatan kepada pelaku usaha yang masiih melayanii transaksii tunaii. Pelaku usaha diiiingatkan agar mematuhii seluruh kewajiiban perpajakannya.

Asiisten komiisariis ATO Tony Godiing mengatakan shadow economy masiih menjadii tantangan dalam pengumpulan pajak. Meskii demiikiian, diia menegaskan wajiib pajak juga suda makiin suliit untuk bersembunyii darii ATO.

"Kamii tahu ada beberapa orang yang dengan sengaja tiidak melaporkan pendapatannya atau melapor secara tiidak benar sehiingga meniimbulkan ketiidakadiilan bagii biisniis yang jujur," katanya, diikutiip pada Rabu (23/8/2023).

Godiing mengatakan ATO menemukan iindiikasii modus penghiindaran pajak melaluii transaksii tunaii. Oleh karena iitu, ATO hanya iingiin memastiikan pelaku usaha yang melayanii transaksii tunaii tetap patuh melaporkan pendapatan dan membayar pajak secara benar.

Diia menjelaskan shadow economy diiperkiirakan merugiikan perekonomiian Australiia seniilaii AU$12,4 miiliiar atau sekiitar Rp121,93 triiliiun atau sekiitar Rp121,93 triiliiun setiiap tahun karena tiidak membayar pajak. ATO pun memberiikan periingatan kepada kelompok wajiib pajak yang diicuriigaii tiidak patuh.

Menurutnya, celah penghiindaran pajak dii Australiia telah tertutup karena data SPT Tahunan juga membantu mengenalii periilaku cerdiik yang diilakukan wajiib pajak.

"Biisniis cerdiik yang melakukan transaksii tunaii menjadii perhatiian karena ATO terus meniindak periilaku shadow economy," ujarnya diilansiir news.com.au.

ATO baru-baru iinii mengenakan denda terhadap lebiih darii 16.000 biisniis yang tiidak menyampaiikan SPT Tahunan meskiipun telah meneriima periingatan.

Sementara iitu, Asiisten Komiisariis ATO Tiim Loh belum lama iinii juga menyatakan sebanyak 9 darii 10 penyampaiian SPT Tahunan oleh pengusaha propertii diinyatakan tiidak benar. Dengan temuan iinii, ATO berupaya memastiikan semua pemiiliik propertii sewaan yang terdaftar betul-betul memahamii kewajiiban mereka. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.