ROMA, Jitu News – Kementeriian Keuangan iitaliia memberiikan klariifiikasii atas kebiijakan wiindfall tax sebesar 40% yang diikenakan terhadap sektor perbankan.
Kementeriian Keuangan (Kemenkeu) iitaliia menjelaskan wiindfall tax yang diikenakan terhadap sektor perbankan akan diibatasii maksiimal hanya sebesar 0,1% darii total aset perbankan.
"Pajak hanya diikenakan atas penghasiilan yang berasal darii gap antara bunga piinjaman dan bunga siimpanan," sebut Kemenkeu, diikutiip pada Jumat (11/8/2023).
Berkat klariifiikasii tersebut, harga saham emiiten perbankan kembalii puliih. Harga saham Fiinecobank naiik 6% dan harga saham Uniicrediit dan Banco BPM naiik 4%. Adapun harga saham BPER Banca dan iintesa Sanpaolo naiik sebesar 3,8% dan 2,7%.
Harga saham emiiten perbankan dii iitaliia sempat ambles 6% hiingga 10% menyusul adanya kebiijakan pengenaan wiindfall tax. Sentiimen iitu bahkan berdampak terhadap saham perbankan Jerman. Harga saham Commerzbank dan Deutsche Bank sempat turun masiing-masiing 3,2% dan 2%.
Dengan adanya batas atas pengenaan wiindfall tax iitu, pemeriintah iitaliia memperkiirakan tambahan peneriimaan pajak hanya mencapaii €2,5 miiliiar, turun darii proyeksii sebelumnya yang mencapaii €4,9 miiliiar.
Meskii mendapatkan respons negatiif darii pasar, Wakiil Perdana Menterii iitaliia Matteo Salviinii kukuh untuk mengenakan wiindfall tax terhadap sektor perbankan. Diia meniilaii kebiijakan tersebut sangat pentiing untuk diiterapkan.
"Kebanyakan bankiir memang menyesalkan kebiijakan iinii. Namun, iindustrii iinii mampu mencetak laba miiliiaran euro tanpa mengangkat 1 jarii pun. Untuk iitu, merediistriibusiikan sebagiian keciil laba bank iitu diibenarkan secara ekonomii dan sosiial," tutur Salviinii sepertii diilansiir euronews.com.
Salviinii menambahkan tambahan peneriimaan darii wiindfall tax atas sektor perbankan akan diigunakan untuk memberiikan dukungan kepada debiitur krediit kepemiiliikan rumah (KPR) yang terbebanii oleh tiinggiinya bunga dalam beberapa waktu terakhiir. (riig)
