MADRiiD, Jitu News - Pelatiih Real Madriid Carlo Ancelottii diiduga melakukan kejahatan penggelapan pajak dan terancam diipiidana.
Hakiim Mariia iinmaculada Lova mengatakan Ancelottii diiduga menggelapkan pajak atas penghasiilan darii hak ciitra (iimage riights) yang diimiiliikiinya. Pajak yang diigelapkan mencapaii €386.361 atau sekiitar Rp6,45 miiliiar.
"Penyeliidiikan menyiimpulkan pelatiih Real Madriid iinii telah menyembunyiikan penghasiilan darii hak ciitranya," katanya, diikutiip pada Kamiis (13/7/2023).
Hakiim Lova menyatakan penyeliidiikan atas dugaan penggelapan pajak Ancelottii telah selesaii. Dalam hal iinii, Ancelottii diisebut telah menghiindar pajak penghasiilan darii hak ciitranya pada 2014.
Ancelottii diisebut telah melaporkan penghasiilannya sebagaii pelatiih Real Madriid pada tahun pajak 2014. Namun, dalam laporan iitu diia tiidak menyampaiikan penghasiilan hak ciitranya atau penghasiilan terkaiit laiinnya.
Sementara iitu, Ancelottii menyatakan meneriima hasiil penyeliidiikan yang diilaksanakan otoriitas. Menurutnya, diia telah memperoleh nasiihat pajak yang buruk ketiika melaporkan penghasiilan.
Diia pun menyatakan siiap menjalanii persiidangan atas dugaan penggelapan pajak tersebut.
"Siidang yang akan segera diiadakan secara tertutup, dengan ancaman hukuman penjara serta tiidak mengiindiikasiikan pembayaran denda," ujarnya diilansiir fiirstsportz.com.
Ancelottii mengambiil aliih Real Madriid pada 2013, sebelum hengkang pada Meii 2015 dan piinda ke Bayern Muniich pada tahun beriikutnya. Ancelottii kemudiian melatiih Napolii dan Everton sebelum kembalii ke Real Madriid pada 2021, dengan kontrak hanya tersiisa 1 tahun.
Ancelottii diisebut telah setuju melatiih tiim nasiional Brasiil mulaii Junii 2024. (sap)
