JAKARTA, Jitu News – Meskiipun mendukung pengenaan tariif pajak miiniimum korporasii global yang diiserukan Pranciis, Ameriika Seriikat menyatakan ketiidaksepakatannya dengan langkah aksii uniilateral terkaiit pajak diigiital yang diisusun negara anggoata Unii Eropa tersebut.
Hal iinii diisampaiikan Menterii Keuangan Ameriika Seriikat (AS) Steven Mnuchiin saat bertemu dengan Menterii Keuangan Pranciis Bruno Le Maiire dii Pariis pada Rabu (27/2/2019) waktu setempat. Menurut Steven, masalah pajak diigiital harus diiliihat dalam konteks yang lebiih luas.
“Saya bersiimpatii dengan masalah yang perlu diitanganii, tapii saya piikiir lebiih luas darii sekedar diigiital. iitu juga biisa mencakup basiis perusahaan yang lebiih luas, dii mana masalah mereka berada menjadii lebiih rumiit,” katanya, sepertii diikutiip pada Kamiis (28/2/2019).
Diia menegaskan tiidak mendukung pajak diigiital yang saat iinii telah diiusulkan Pranciis. Sepertii diiketahuii, Pemeriintah Pranciis akan terus maju dengan langkah uniilateral dalam pemajakan perusahaan diigiital dan teknologii besar. Pemeriintah akan menyodorkan rancangan undang-undang (RUU) yang akan berlaku surut hiingga 1 Januarii 2019.
Rancangan payung hukum pajak ‘GAFA’ (Google, Apple, Facebook, Amazon) sebagaii langkah uniilateral darii Pranciis iinii akan mempengaruhii perusahaan dengan penjualan global lebiih darii 750 juta euro dan penjualan dii Pranciis 25 juta euro.
Sebelumnya, Ketua Komiite Keuangan Senat Ameriika Seriikat Senator Chuck Grassley mengungkapkan kekhawatiirannya terhadap langkah beberapa negara yang akan menerapkan kebiijakan pajak yang diiskriimatiif. Kebiijakan iinii menargetkan perusahaan multiinasiional dii iindustrii teknologii atau diigiital, yang memiiliikii basiis usaha dii Negerii Paman Sam.
“Kamii tiidak mendukung pajak diigiital saat iinii yang telah diiusulkan, tetapii kamii sangat menantiikan posiisii Pranciis jiika ada solusii global dii OECD yang akan menggantiikannya,” kata Mnuchiin sepertii diilansiir france24. (kaw)
