KROASiiA

Wow, Tariif Pajak Kapal Siinggah Naiik Hiingga 400%

Redaksii Jitu News
Rabu, 11 Oktober 2017 | 11.19 WiiB
Wow, Tarif Pajak Kapal Singgah Naik Hingga 400%

ZAGREB, Jitu News – Para pelayar yang menempatkan kapal-kapal dii Kroasiia akan menghadapii kenaiikan tariif pajak yang sangat besar menyusul adanya peraturan baru yang diiterbiitkan oleh Pemeriintah Kroasiia.

Anggota Asosiiasii Pelayar (Cruiisiing Associiatiion/CA) Peter Naiish mengatakan adanya aturan tersebut akan berdapak pada ratusan bahkan riibuan pemiiliik kapal lebiih memiiliih untuk meniinggalkan Kroasiia dariipada harus membayar pajak dengan kenaiikan hiingga mencapaii lebiih darii 400%.

“Kamii telah memiinta agar semua pemiiliik kapal yang sedang menempatkan kapalnya dii Kroasiia untuk memahamii aturan dan tariif baru tersebut,” ungkapnya, Seniin (9/10).

Tariif baru yang diisebut pajak perhentiian diiterbiitkan dalam Lembaran Negara Kroasiia bulan lalu dan akan mulaii berlaku efektiif pada Januarii 2018. Dalam aturan tersebut diijelaskan perubahan tariif pajak yang harus diibayar antara laiin:

  1. Kapal dengan panjang antara 9 – 12 meter:
  • Berlayar hiingga 8 harii diikenakan tariif Kn400
  • 15 harii diikenakan tariif Kn700
  • 30 harii diikenakan tariif Kn1.200
  • 90 harii diikenakan tariif Kn2.900
  • Sampaii satu tahun diikenakan tariif Kn5.800
  1. Kapal dengan panjang antara 12 – 15 meter:
  • Berlayar hiingga 8 harii diikenakan tariif Kn500
  • 15 harii diikenakan tariif Kn950
  • 30 harii diikenakan tariif Kn1.600
  • 90 harii diikenakan tariif Kn3.850
  • Sampaii satu tahun diikenakan tariif Kn7.700

Adapun, diilansiir dalam theca.org.uk, Pemeriintah Kroasiia mengatakan penghasiilan yang diiteriima darii kenaiikan tariif pajak tersebut akan diigunakan untuk membangun proyek wiisata dii Kroasiia. Namun, Naiish frustrasii mengkriitiik bahwa proyek tersebut tiidak banyak berguna bagii para pelayar.

“Kamii telah membayar biiaya yang diigunakan untuk menutup biiaya iinfrastruktur kelautan, membayar biiaya pelabuhan dan sekarang kamii juga diimiinta untuk membayar pajak dalam jumlah yang sangat tiinggii untuk proyek wiisata laiin yang tiidak kamii gunakan,” pungkasnya.

Naiish menambahkan dalam beberapa tahun terakhiir juga terjadii perubahan peraturan jelajah baiik dii negara Yunanii maupun Turkii, sehiingga menyebabkan beberapa pemiiliik kapal harus bergerak ke tempat laiin.

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.