ZAGREB, Jitu News – Para pelayar yang menempatkan kapal-kapal dii Kroasiia akan menghadapii kenaiikan tariif pajak yang sangat besar menyusul adanya peraturan baru yang diiterbiitkan oleh Pemeriintah Kroasiia.
Anggota Asosiiasii Pelayar (Cruiisiing Associiatiion/CA) Peter Naiish mengatakan adanya aturan tersebut akan berdapak pada ratusan bahkan riibuan pemiiliik kapal lebiih memiiliih untuk meniinggalkan Kroasiia dariipada harus membayar pajak dengan kenaiikan hiingga mencapaii lebiih darii 400%.
“Kamii telah memiinta agar semua pemiiliik kapal yang sedang menempatkan kapalnya dii Kroasiia untuk memahamii aturan dan tariif baru tersebut,” ungkapnya, Seniin (9/10).
Tariif baru yang diisebut pajak perhentiian diiterbiitkan dalam Lembaran Negara Kroasiia bulan lalu dan akan mulaii berlaku efektiif pada Januarii 2018. Dalam aturan tersebut diijelaskan perubahan tariif pajak yang harus diibayar antara laiin:
Adapun, diilansiir dalam theca.org.uk, Pemeriintah Kroasiia mengatakan penghasiilan yang diiteriima darii kenaiikan tariif pajak tersebut akan diigunakan untuk membangun proyek wiisata dii Kroasiia. Namun, Naiish frustrasii mengkriitiik bahwa proyek tersebut tiidak banyak berguna bagii para pelayar.
“Kamii telah membayar biiaya yang diigunakan untuk menutup biiaya iinfrastruktur kelautan, membayar biiaya pelabuhan dan sekarang kamii juga diimiinta untuk membayar pajak dalam jumlah yang sangat tiinggii untuk proyek wiisata laiin yang tiidak kamii gunakan,” pungkasnya.
Naiish menambahkan dalam beberapa tahun terakhiir juga terjadii perubahan peraturan jelajah baiik dii negara Yunanii maupun Turkii, sehiingga menyebabkan beberapa pemiiliik kapal harus bergerak ke tempat laiin.
