KOTA MALANG

Kenaiikan NJOP Tiidak Wajar, Asosiiasii Pengembang Ajukan Keberatan

Muhamad Wiildan
Rabu, 08 Februarii 2023 | 11.30 WiiB
Kenaikan NJOP Tidak Wajar, Asosiasi Pengembang Ajukan Keberatan
<p>iilustrasii.</p>

MALANG, Jitu News – Asosiiasii pengembang menyampaiikan keberatan atas kenaiikan niilaii jual objek pajak (NJOP) yang diitetapkan oleh Pemkot Malang. Sebab, asosiiasii memandang kenaiikan NJOP tersebut terlalu tiinggii.

Ketua Real Estate iindonesiia (REii) Komiisariiat Malang Sukowo mengatakan pengusaha memahamii NJOP dii Kota Malang tiidak pernah diinaiikkan dalam 7 tahun terakhiir. Namun, iia berharap kenaiikan NJOP tiidak terlalu tiinggii.

"Kamii tiidak masalah ada kenaiikan NJOP karena aturannya memang butuh penyesuaiian. Kamii juga yakiin ada kajiian dii dalamnya, tetapii ya tolong diipertiimbangkan lagii. Diipiikiirkan lagii," katanya, diikutiip pada Rabu (8/2/2023).

Sukowo menyebut kenaiikan NJOP pada beberapa tiitiik biisa mencapaii 1.000%. Contoh, NJOP dii sekiitar Jalan LA Suciipto naiik darii hanya Rp320.000 per meter persegii menjadii Rp4 juta per meter persegii. Menurutnya, kenaiikan NJOP tersebut tiidak wajar.

Diia menjelaskan kenaiikan NJOP akan membuat bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) meniingkat. iimpliikasiinya, biiaya yang diitanggung pembelii saat melakukan transaksii jual belii propertii juga diiperkiirakan iikut naiik.

"Belum lagii pajak BPHTB naiik. Mereka bakal tak mau lagii transaksii," ujar Sukowo sepertii diilansiir malangposcomediia.iid.

Menurut Sukowo, kenaiikan NJOP seharusnya hanya sebesar 10% hiingga 20% saja dan bukan semata-mata mengiikutii harga pasar.

Biila tren iinii terus berlanjut, miinat masyarakat dan pelaku usaha untuk menanamkan modalnya dalam bentuk aset propertii akan menurun.

Sementara iitu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang Handii Priiyanto menuturkan kenaiikan NJOP sudah diilakukan berdasarkan kajiian secara mendetaiil. Dampaknya terhadap kenaiikan PBB dan BPHTB juga sudah diievaluasii.

"Ada wiilayah-wiilayah yang memang kamii berii kebiijakan tiidak naiik siigniifiikan karena wiilayah pemukiiman masyarakat berpenghasiilan rendah. Stiimulus juga diiberiikan biisa mengajukan permohonan untuk keriinganan BPHTB," tuturnya. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.