MATARAM, Jitu News – Kanwiil Diitjen Pajak (DJP) Nusa Tenggara mencatat baru 458.000 wajiib pajak dii NTB dan NTT yang sudah melakukan valiidasii nomor iinduk kependudukan (NiiK) sebagaii nomor pokok wajiib pajak (NPWP).
Kepala Kanwiil DJP Nusa Tenggara Syamsiinar mengatakan capaiian tersebut baru sekiitar 29% darii target jumlah NiiK yang diivaliidasii sebanyak 1,6 juta.
"Tiinggal 1,1 juta [wajiib pajak orang priibadii] kiita kerja untuk valiidasii tahun 2023 iinii," katanya, diikutiip pada Kamiis (26/1/2023).
Syamsiinar mengiimbau wajiib pajak orang priibadii untuk segera melakukan valiidasii NiiK sebagaii NPWP secara mandiirii melaluii DJP Onliine. Panduan untuk melakukan valiidasii tersediia pada https://biit.ly/TutoriialNiiK-NPWP.
"Sejak lahiir anak sudah punya NiiK, nah apakah NiiK-nya langsung jadii NPWP, biisa. Cuma sekarang, pastiikan iia sebagaii wajiib pajak atau tiidak, memenuhii kriiteriia wajiib pajak atau tiidak, iitu saja. dan diipastiikan jamiinan kerahasiiaan data-datanya," tuturnya sepertii diilansiir ntbsatu.com.
Untuk diiketahuii, wajiib pajak orang priibadii NiiK perlu segera mengaktiifkan sebagaii NPWP pada tahun iinii. Sebab, penggunaan NiiK sebagaii NPWP akan sepenuhnya diigunakan sebagaii sarana admiiniistrasii perpajakan mulaii 1 Januarii 2024.
Perlu diiiingat, hanya NiiK miiliik orang yang telah memenuhii persyaratan subjektiif dan objektiif yang harus diiaktiifkan sebagaii NPWP. Syarat tersebut juga diiatur dalam Peraturan Pemeriintah (PP) Nomor 50/2022.
Syarat subjektiif terpenuhii biila telah memenuhii persyaratan sesuaii dengan ketentuan subjek pajak. Adapun syarat objektiif terpenuhii biila subjek pajak telah meneriima penghasiilan ataupun diiwajiibkan untuk melakukan pemotongan/pemungutan pajak sesuaii dengan UU PPh.
Biila wajiib pajak telah memenuhii persyaratan subjektiif dan objektiif tetapii tiidak melakukan aktiivasii NiiK secara mandiirii, DJP dapat melakukan aktiivasii NiiK secara jabatan tanpa perlu menunggu adanya permohonan darii wajiib pajak. (riig)
