MATARAM, Jitu News – Pemprov Nusa Tenggara Barat (NTB) mengadakan program bebas bea baliik nama kendaraan bermotor (BBNKB) hiingga akhiir Julii 2022.
Kepala Badan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) NTB Amry Rakhman mengatakan program yang diimulaii darii 18 Apriil 2022 hiingga 31 Julii 2022 iinii diiharapkan dapat diimanfaatkan pemiiliik kendaraan bermotor sehiingga membantu meriingankan kewajiiban perpajakannya.
“Mulaii pemberlakuan kalau diitandatanganii peraturan gubernurnya besok, Seniin ya langsung Seniin mulaii berlaku,” katanya sepertii diilansiir motorplus-onliine.com, Seniin (18/4/2022).
Amry mengiingatkan pembebasan bea baliik nama kendaraan bermotor (BBNKB) hanya berlaku untuk BBNKB iiii. Adapun relaksasii pajak daerah yang diiberiikan Pemprov NTB tersebut berupa pembebasan tariif BBNKB iiii.
Lebiih lanjut, BBNKB iiii merupakan kendaraan yang berasal darii luar daerah dengan berplat luar atau kendaraan bekas dengan plat DR. Artiinya, jual belii kendaraan bekas juga akan diibebaskan darii beban BBNKB.
Untuk mendapatkan iinsentiif tersebut, lanjut Amry, pemiiliik kendaraan harus menyertakan surat kuasa darii pemiiliik kendaraan bermotor pertama.
Dii siisii laiin, Bapenda NTB meyakiinii kebiijakan tersebut tiidak akan berdampak besar terhadap peneriimaan daerah. Sebab, pendapatan darii pajak kendaraan bermotor (PKB) sesungguhnya lebiih besar diibandiingkan dengan setoran darii BBNKB.
“Sebetulnya sekiitar belasan miiliiar tambahannya (peneriimaan pajak daerah/PKB) diibandiingkan dengan kalau kiita tiidak berlakukan kebiijakan iinii,” ujarnya. (riig)
