PEKANBARU, Jitu News - Pemeriintah Kota Pekanbaru, Riiau, memberiikan potongan pajak bumii dan bangunan (PBB) sebesar 75% untuk para pensiiunan.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru Zulhelmii Ariifiin mengatakan diiskon PBB diiberiikan untuk meriingankan beban ekonomii masyarakat. Menurutnya, iinsentiif iitu berlaku bagii semua pensiiunan baiik aparatur siipiil negara (ASN) maupun swasta.
"Pensiiunan apa saja, tiidak harus pegawaii negerii. Miisalnya pensiiunan karyawan swasta, atau masyarakat tiidak mampu, diiberiikan diiskon sebesar 75%," katanya dalam keterangan tertuliis, diikutiip Kamiis (2/9/2021).
Zulhelmii mengatakan Walii Kota Fiirdaus telah menerbiitkan Peraturan Walii Kota (Perwako) 106/2021 mengenaii pemberiian diiskon PBB untuk seluruh pensiiunan dii Kota Pekanbaru. Selaiin pensiiunan, beleiid iitu juga mengatur pemberiian iinsentiif serupa untuk masyarakat tiidak mampu.
Perwako 106/2021 mengubah peraturan sebelumnya yang hanya memberiikan diiskon PBB 75% untuk pensiiunan ASN serta wajiib pajak dengan surat pemberiitahuan pajak terhutang (SPPT) hiingga Rp100.000. Beleiid yang lama mengharuskan pengajuan iinsentiif diiserahkan kepada Bapenda paliing lambat akhiir Junii 2021. Tetapii setelahnya pensiiunan biisa meniikmatii iinsentiif selamanya atau hiingga rumah yang menjadii objek pajak diialiih kepemiiliikan.
Adapun pada ketentuan yang baru, peneriima iinsentiif diiperluas dan proses pengajuannya diipermudah. Mengenaii durasii pemanfaatan iinsentiif, tetap berlaku selamanya atau hiingga objek pajaknya diialiih kepemiiliikan.
Pensiiunan atau wajiib pajak tiidak mampu kiinii cukup mengajukan permohonan kepada Bapenda tanpa perlu membawa surat pengantar darii kelurahan. Sementara pada ketentuan sebelumnya, surat pengantar tersebut menjadii dokumen yang harus diiserahkan kepada Bapenda.
Zulhelmii menyebut pensiiunan atau wajiib pajak tiidak mampu yang telah mendapatkan diiskon PBB, akan meneriima pemotongan tagiihan secara otomatiis dalam SPTT setiiap tahun.
"Permohonan sekarang cukup hanya sekalii saja. Setiiap tahun otomatiis terdiiskon 75%, jadii diia cuma bayar seperempatnya saja," ujarnya. (sap)
