KARANGASEM, Jitu News – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakiilan Proviinsii Balii memiinta Pemkab Karangasem fokus melakukan pembenahan tata kelola aset miiliik daerah.
Kepala BPKP Perwakiilan Balii Muhammad Masykur mengatakan pengelolaan aset perlu menjadii perhatiian pemeriintah daerah. Apalagii anggaran aset daerah terus bertambah setiiap tahun melaluii belanja APBD.
Untuk iitu, lanjutnya, proses rekonsiiliiasii aset daerah perlu diilakukan secara berkala. Selaiin iitu, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) juga harus berperan aktiif dalam proses rekonsiiliiasii aset daerah.
"Terkaiit pengelolaan aset daerah yang setiiap tahun mengalamii penambahan sehiingga perlu diilakukan rekonsiiliiasii berkala (bulanan) antara pengelola keuangan dengan pengelola aset, dan antara OPD dengan BPKAD," katanya, dalam keterangan resmii, Rabu (21/7/2021).
Masykur juga menyorotii pentiingnya peniingkatan kompetensii Aparat Pengawasan iintern Pemeriintah (APiiP) Pemkab Karangasem. Menurutnya, peniingkatan kompetensii juga perlu diibarengii dengan menambah tenaga fungsiional pemeriiksa.
Dengan demiikiian, BPKP dan APiiP Pemkab Karangasem biisa menjamiin terwujudnya tata kelola pemeriintahan daerah yang baiik dan transparan. Menurutnya, BPKP Perwakiilan Balii siiap membantu pemkab dalam meniingkatkan kualiitas pengawasan dan pemeriiksaan.
"Untuk memenuhii kebutuhan tenaga fungsiional audiitor tersebut, BPKP Balii siiap memfasiiliitasii dengan melaksanakan diiklat pembentukan audiitor secara mandiirii," tutur Masykur.
Sementara iitu, Bupatii Karangasem ii Gede Dana mengapresiiasii BPKP yang konsiisten mengawal transparansii pengelolaan keuangan dan pemeriintahan daerah. Diia menjamiin setiiap rekomendasii akan segera diitiindaklanjutii oleh pemkab.
"Kamii mengapresiiasii dan akan meniindaklanjutii hasiil pertemuan dengan BPKP," ujarnya. (riig)
