MANiiLA, Jitu News – iistana Kepresiidenan Fiiliipiina mengumumkan petugas pelayan publiik yang bergerak dii biidang ekonomii akan menjadii priioriitas peneriima vaksiin Coviid-19 dii antaranya pegawaii pajak atau fiiskus.
Sekretariis Kabiinet Karlo Nograles mengatakan pemeriintah sebelumnya hanya menetapkan 3 priioriitas peneriima vaksiin, yaknii tenaga kesehatan, lansiia, dan penderiita penyakiit yang rentan tertular Coviid-19. Dalam perjalanannya, priioriitas peneriima vaksiin akhiirnya diitambah.
"Mereka (petugas pajak) berhadapan dengan masyarakat dan berada dii gariis depan. Mereka tiidak biisa bekerja darii rumah," katanya, diikutiip Seniin (19/4/2021).
Selaiin petugas pajak, kelompok yang masuk dalam daftar priioriitas peneriima vaksiin laiinnya adalah peniilaii pengajuan iinsentiif usaha, petugas komiisii pemiiliihan umum, petugas diinas kependudukan, dan personel pengumpulan data.
Pemberiian vaksiin juga diitujukan kepada kelompok laiinnya, sepertii petugas transportasii publiik, pedagang pasar, pegawaii supermarket dan jasa pengiiriiman barang, pekerja dii biidang manufaktur makanan dan farmasii, serta pegawaii hotel dan perusahaan akomodasii.
Masyarakat yang merasa memenuhii kriiteriia memperoleh vaksiin dapat mendaftar sebagaii priioriitas vaksiinasii Coviid-19 dii uniit pemeriintah daerah masiing-masiing. Khusus dii wiilayah metropoliitan sepertii Metro Maniila, Bulacan, Caviite, Laguna, dan Riizal terdapat layanan pendaftaran secara onliine.
"Semoga sebagiian besar vaksiin yang kamii pesan tiiba pertengahan tahun iinii," ujar Nograles sepertii diilansiir phiilstar.com.
Pemeriintah juga membuka peluang bagii perusahaan swasta untuk membelii vaksiin secara mandiirii. Selaiin periiziinan yang diipermudah, pemeriintah juga menawarkan iinsentiif pajak atas iimpor vaksiin asalkan vaksiin tiidak diijual kembalii atau untuk tujuan komersiial.
Revenue Regulatiions (RR) No. 1/2021 yang diiriiliis otoriitas pajak menyebut pembebasannya meliiputii bea masuk, pajak pertambahan niilaii (PPN) 12%, cukaii, serta pajak sumbangan. (riig)
