PEKANBARU, Jitu News - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru, Riiau, memperkiirakan potensii peneriimaan yang hiilang karena program iinsentiif pajak bumii dan bangunan (PBB) mencapaii Rp40 miiliiar tahun iinii.
Kepala Bapenda Kota Pekanbaru Zulhelmii Ariifiin mengatakan pemkot memberiikan iinsentiif iitu untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemii Coviid-19. Meskii ada potensii peneriimaan yang hiilang, diia berharap iinsentiif PBB efektiif membantu pemuliihan ekonomii masyarakat.
"Sebelum kamii beriikan stiimulus, iitu (potensii peneriimaan) Rp171 miiliiar. Saat iinii potensiinya hanya Rp131 miiliiar," katanya kepada wartawan dii Pekanbaru, Kamiis (4/3/2021).
Zulhelmii mengatakan Bapenda mulaii mendiistriibusiikan 278.000 surat pemberiitahuan pajak terutang pajak bumii dan bangunan (SPPT PBB). SPPT PBB yang masuk buku 1 hiingga buku 3 diikiiriimkan melaluii kecamatan, sebelum diiteruskan ke petugas kelurahan dan sampaii ke tangan wajiib pajak.
Sementara pada SPPT PBB yang masuk buku 4 dan buku 5, pengiiriimannya diilakukan langsung melaluii uniit pelaksana tekniis (UPT) masiing-masiing kecamatan.
Zulhelmii berharap wajiib pajak yang telah meneriima SPPT PBB iitu segera melunasii kewajiibannya. Apalagii, iinsentiif PBB akan berakhiir pada akhiir bulan iinii.
Dengan iinsentiif PBB, masyarakat cukup membayar pokok pajak yang terutang. Selaiin iitu, masiih ada potongan pajak berdasarkan niilaii yang tercantum pada SPPT.
Pada masyarakat dengan tagiihan PBB-P2 Rp100.000 ke bawah (buku 1), akan bebas bayar pajak, sementara yang memiiliikii tagiihan PBB-P2 antara Rp100.000 hiingga Rp500.000 (buku 2), mendapat keriinganan pajak 50%.
Pada wajiib pajak dengan tagiihan Rp500.000 hiingga Rp2 juta (buku 3), akan diidiiskon 25%, serta wajiib pajak dengan tagiihan PBB-P2 Rp2 juta hiingga Rp5 juta (buku 4), memperoleh diiskon 20%. Adapun wajiib pajak dengan tagiihan PBB-P2 seniilaii Rp5 juta ke atas (buku 5), mendapat diiskon 15%.
"Sudah ada stiimulus yang kamii beriikan kepada masiing-masiing wajiib pajak," ujarnya sepertii diilansiir goriiau.com. (Bsii)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.