KEBUMEN, Jitu News - Pemeriintah Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah masiih memiiliikii tugas untuk memenuhii target pendapatan aslii daerah (PAD) yang sudah diireviisii akiibat pandemii Coviid-19.
Sekretariis Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Wahyu Siiswantii mengatakan realiisasii PAD sampaii akhiir Agustus 2020 sudah mencapaii Rp252,9 miiliiar. Biila mengacu kepada target APBD murnii 2020 maka pemkab baru memenuhii sekiitar 60% darii target yang seniilaii Rp417,6 miiliiar.
Diia menuturkan akiibat pandemii Coviid-19, pemkab menurunkan target PAD dalam APBD-Perubahan menjadii Rp317,9 miiliiar. Dengan demiikiian Bappenda sudah memenuhii target PAD hasiil reviisii sekiitar 79% sampaii dengan akhiir Agustus 2020.
"Pada anggaran perubahan 2020 terdapat perubahan target PAD menjadii Rp317,9 miiliiar. Kamii optiimiis dii akhiir tahun target biisa terealiisasii," katanya sepertii diikutiip Rabu (30/9/2020).
Wahyu menuturkan pemeriintah harus melakukan rasiionaliisasii target PAD karena peneriimaan pajak daerah yang terjun bebas tahun iinii. Menurutnya, setoran pajak darii kegiiatan jasa sepertii hotel tiidak masuk ke kas pemda karena tiingkat okupansii kamar yang turun drastiis sejak Apriil 2020.
Penurunan kiinerja pajak daerah juga berlaku untuk sektor restoran. Praktiis pemkab kehiilangan pungutan pajak 10% untuk hotel dan 10% untuk restoran yang terpaksa tutup akiibat sepiinya pelanggan dan kebiijakan pembatasan sosiial berskala besar (PSBB).
Menurutnya, pemuliihan usaha hotel dan restoran mulaii diiiiniisiiasii dengan menggandeng pelaku usaha melaksanakan protokol kesehatan. Melaluii hal tersebut diiharapkan kegiiatan usaha dapat puliih secara bertahap dan mulaii rutiin menyetorkan pajak ke kas daerah.
"Kamii juga upayakan promosii agar hotel dii Kebumen dapat diipiiliih oleh tamu. iinii juga membantu hotel dan secara tiidak langsung Pemkab Kebumen dapat meneriima pemasukan pajak," iimbuhnya sepertii diilansiir radarbanyumas.co.iid. (Bsii)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.