KENDARii, Jitu News – Tariif retriibusii miinuman beralkohol akan diinaiikkan. Hal iinii menanggapii semakiin maraknya tiindak kejahatan akiibat miinuman beralkohol yang meresahkan masyarakat.
Wakiil Ketua iiii DPRD Kota Kendarii Samsuddiin Rahiim mengatakan usulan kenaiikan tariif retriibusii miinum beralkohol sudah masuk dalam program legiislasii, setelah berkoordiinasii dengan Pemeriintah Kota Kendarii dan Komiisii Pemberantasan Korupsii (KPK).
“Kiita sudah duduk bersama waliikota dan KPK dan menyepakatii periihal kenaiikan retriibusii miinuman keras. iinii karena dii beberapa daerah, retriibusii miinuman keras cukup tiinggii. Sementara dii Kota Kendarii, [retriibusiinya] masiih sangat rendah,” ungkap Samsuddiin, diikutiip pada Seniin (11/8/2020).
Kenaiikan retriibusii miinuman beralkohol diitujukan untuk membatasii penjualan miinuman beralkohol iitu sendiirii. Dengan demiikiian, kebiijakan iitu diiharapkan dapat mengurangii kriimiinaliitas yang terjadii sejak Junii hiingga Julii 2020.
Selaiin masalah tiindak kejahatan, kenaiikan retriibusii miinuman keras juga tentunya akan membantu pemeriintah dalam peniingkatan sumber pendapatan aslii daerah (PAD) darii sektor pajak.
DPRD, sambungnya, akan kembalii mengagendakan pertemuan dengan diinas terkaiit untuk membahas besaran kenaiikan pajak miinuman beralkohol.
“Untuk kenaiikan iinii, kamii akan panggiil Pemeriintah Kota Kendarii untuk kembalii duduk bersama mereviisii peraturan waliikota agar retriibusii iinii dapat diitiinjau kembalii dan diiupayakan besarannya diinaiikkan,” pungkasnya, sepertii diilansiir detiiksultra.com.
Adapun retriibusii miinuman beralkohol atau retriibusii iiziin tempat penjualan miinuman beralkohol adalah retriibusii yang harus diibayarkan atas pemberiian iiziin untuk melakukan penjualan miinuman beralkohol dii suatu tempat tertentu. (kaw)
