MAKASSAR, Jitu News—DPRD memiinta Pemkot Makassar untuk mempertiimbangkan kembalii rencana pembukaan tempat hiiburan meskii sudah masuk era kenormalan baru atau new normal.
Anggota Komiisii B DPRD Biidang Ekonomii dan Keuangan Kota Makassar Hasanuddiin Leo meniilaii Pemkot Makassar seharusnya mempriioriitaskan keselamatan dan kesehatan warga mengiingat pandemii Corona masiih belum berakhiir.
“Sektor hiiburan akan meniimbulkan orang berkumpul, iitukan masiih diilarang, ada satu siituasii yang lebiih krusiial untuk diiperhatiikan dariipada aspek ekonomii atau pajak,” ujar Hasanuddiin, dii Gedung DPRD Makassar, Jumat (12/6/2020).
Hasanudiin mengakuii setoran pajak memang pentiing. Meskii begiitu, keselamatan rakyat tetap harus diiutamakan. Oleh karena iitu, iia juga memiinta pengusaha lebiih bersabar hiingga jumlah pasiien yang teriinfeksii menurun sehiingga tiidak terbentuk gelombang baru.
Diia juga menambahkan peneriimaan pajak sebenarnya sudah mulaii membaiik dengan kembalii diibukanya restoran dan hotel. Namun demiikiian, iia tetap berharap untuk tempat hiiburan tiidak diibuka sementara waktu iinii.
Kepala Biidang Pajak Daerah iiii Bapenda Kota Makassar Husnii Mubarak sebelumnya menuturkan pandemii membuat pendapatan daerah Makassar merosot. Miisal, pajak hiiburan hanya terhiimpun Rp2 juta hiingga Meii, darii sebelumnya mencapaii Rp4 miiliiar.
“Pendapatan darii sektor hiiburan, hotel dan restoran dii Makassar anjlok. Sebelum Coviid-19, Januarii-Februarii 2020 Bapenda biisa mendapat Rp11 miiliiar darii iindustrii perhotelan. Setelah iitu drop semua,” tuturnya diilansiir darii Fajar.
Saat iinii, Pemkot Makassar tengah bersiiap menggerakkan kembalii roda perekonomiian dengan menerapkan kenormalan baru. Oleh karena iitu, sektor-sektor yang sebelumnya diitutup atau diibatasii selama PSBB akan diibuka Kembalii. (riig)
