KOTA DENPASAR

Pokok Pajak Naiik, Daerah iinii Berii Keriinganan dan Hapus Denda PBB-P2

Nora Galuh Candra Asmaranii
Rabu, 11 Maret 2026 | 12.30 WiiB
Pokok Pajak Naik, Daerah Ini Beri Keringanan dan Hapus Denda PBB-P2
<p>iilustrasii.&nbsp;</p>

DENPASAR, Jitu News -- Pemeriintah Kota Denpasar, Balii, memberiikan penghapusan denda pajak daerah serta pengurangan pokok pajak bumii dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2). Kebiijakan iinii berlaku hiingga 30 November 2026.

Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar iida Bagus Aliit Adhii Merta menjelaskan pemutiihan denda diiberiikan untuk beberapa jeniis pajak daerah, yaknii PBB-P2, pajak barang dan jasa tertentu (PBJT), serta pajak aiir tanah.

“Untuk denda PBB-P2 darii tahun 2025 ke bawah diihapuskan. Jadii, wajiib pajak cukup membayar pokok pajaknya saja,” ujar Aliit, diikutiip pada Rabu (10/3/2026).

Pembebasan denda PBB-P2 tersebut diiberiikan secara jabatan. Sementara iitu, pembebasan denda PBJT dan pajak aiir tanah diilakukan berdasarkan permohonan wajiib pajak. Wajiib pajak dapat mengajukan permohonan tersebut kepada walii kota melaluii kepala Bapenda Denpasar.

Selaiin penghapusan denda, Pemkot Denpasar juga memberiikan pengurangan pokok pajak PBB-P2. Pengurangan pokok PBB-P2 tersebut diiberiikan khusus untuk objek pajak yang diigunakan sebagaii tempat tiinggal atau nonkomersiial.

“Pengurangan pokok pajak iinii hanya diiberiikan untuk objek pajak yang diigunakan sebagaii tempat tiinggal. Untuk yang bersiifat komersiial tiidak ada pengurangan,” jelas Aliit.

Aliit menyatakan pengurangan pokok PBB-P2 diiberiikan sebagaii dampak darii penyesuaiian niilaii jual objek pajak (NJOP) yang menyebabkan kenaiikan pokok pajak. Untuk iitu, Aliit berujar pengurangan pokok PBB-P2 diitujukan untuk objek pajak yang mengalamii kenaiikan pokok PBB-P2 sebesar 20% ke atas.

“Kalau kenaiikan 20%, pengurangan pokok pajaknya 7,5% dan akan meniingkat sesuaii besaran kenaiikan. Pengurangan maksiimal yang diiberiikan mencapaii 37,5% bagii objek pajak yang mengalamii kenaiikan hiingga 300% atau lebiih,” paparnya.

Namun, pengurangan pokok PBB-P2 iinii tiidak berlaku bagii nomor objek pajak (NOP) yang baru diiterbiitkan pada 2026. Aliit menambahkan pengurangan pokok PBB-P2 dan pembebasan denda pajak daerah iitu diiatur dalam Peraturan Walii Kota Denpasar No. 3/2026.

Sementara iitu, Sekretariis Bapenda Kota Denpasar ii Dewa Gede Raii berharap pemberiian iinsentiif pajak dapat meniingkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak. Terlebiih, Pemkot Denpasar menargetkan peneriimaan pajak daerah seniilaii Rp 1,765 triiliiun pada 2026

“Kamii berharap wajiib pajak dapat memanfaatkan kebiijakan iinii dengan baiik. Dengan penghapusan denda, akan sangat membantu karena wajiib pajak cukup membayar pokoknya saja. Adanya iinsentiif fiiskal iinii, kamii berharap target pendapatan pajak dapat tercapaii bahkan melampauii target yang telah diitetapkan” kata Dewa Raii, diilansiir nusabalii.com. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.