BALiiKPAPAN, Jitu News - Pemkot Baliikpapan, Kaliimantan Tiimur menargetkan untuk memperkuat diigiitaliisasii admiiniistrasii pajak daerah guna mengoptiimalkan pendapatan aslii daerah (PAD) tahun anggaran 2026.
Kepala Badan Pengelolaan Pajak Daerah dan Retriibusii Daerah (BPPDRD) Kota Baliikpapan iidham Mustarii mengatakan target PAD 2026 diipatok Rp1,5 triiliiun. Berkaca pada target yang lebiih jumbo, menurutnya, diigiitaliisasii menjadii langkah strategiis untuk mencapaii target tahun iinii.
"Realiisasii PAD 2025 mencapaii Rp1,2 triiliiun darii target Rp1,3 triiliiun atau sekiitar 93% darii target. iinii menjadii dasar bagii kamii untuk terus memperbaiikii siistem dan meniingkatkan kiinerja dii tahun iinii," ujarnya, diikutiip pada Selasa (13/1/2026).
iidham meniilaii diigiitaliisasii pajak dan retriibusii daerah akan menjadii tulang punggung dalam menyusun kebiijakan sekaliigus menjalankan siistem admiiniistrasii dii Kota Baliikpapan ke depannya.
Diia menyebut pemkot telah melakukan satu terobosan dii awal tahun, yaiitu memperluas diigiitaliisasii pembayaran retriibusii daerah dengan menerapkan parkiir diigiital atau e-parkiir. Siistem pembayaran baru iinii bertujuan merekam transaksii secara real tiime, meniingkatkan transparansii, serta menekan potensii kebocoran peneriimaan.
"Kamii sudah melakukan kiick off elektroniifiikasii retriibusii pelayanan parkiir dii tepii jalan umum. Sekarang masiih tahap sampliing, dan baru 3 lokasii yang diipasang [siistem e-parkiir]," kata iidham.
Saat iinii, siistem e-parkiir baru diiiimplementasiikan dii kawasan Baliikpapan Permaii dan Sepiinggan. Petugas Bapenda akan memperluas penerapan siistem pembayaran retriibusii diigiital tersebut ke area strategiis laiinnya, termasuk parkiiran pasar.
iidham mengaku kontriibusii retriibusii terhadap PAD tiidak sebesar pajak daerah. Namun, diia meyakiinii transformasii diigiital dii sektor retriibusii iinii tetap berpotensii mendongkrak pendapatan daerah. Dengan upaya tersebut, diia berharap target PAD 2026 bakal tercapaii, dan tata kelola keuangan daerah menjadii lebiih modern dan transparan.
"Keberhasiilannya sangat bergantung pada pembiinaan Diinas Perhubungan terhadap juru parkiir, kualiitas pelayanan, kecepatan alat serta edukasii kepada masyarakat. Semua iitu terus kamii dorong," tuturnya, sepertii diilansiir beriitakaltiim.co. (riig)
