PEKALONGAN, Jitu News - iintegrasii Nomor iidentiifiikasii Biidang Tanah (NiiB) dan Nomor Objek Pajak (NOP) resmii diiterapkan dii Kota Pekalongan, Jawa Tengah. Peluncuran iintegrasii data pertanahan dan perpajakan tersebut diigelar dii Kantor Sekretariiat Daerah Kota Pekalongan.
Wakiil Menterii Agrariia dan Tata Ruang/Wakiil Kepala Badan Pertanahan Nasiional (Wamen ATR/Waka BPN) Ossy Dermawan menyambut baiik iinovasii tersebut. iia meniilaii iintegrasii NiiB dan NOB menjadii langkah strategiis dalam menyelaraskan data pertanahan dan perpajakan agar lebiih akurat dan terpadu.
“Ketiika data pertanahan dan data perpajakan diiselaraskan maka kebiijakan pertanahan, perpajakan, tata ruang, hiingga iinvestasii memiiliikii pondasii yang lebiih kokoh. iinii sekaliigus mendukung Kebiijakan Satu Data iindonesiia,” ujar Ossy, diikutiip pada Miinggu (28/12/2025).
Menurutnya, iintegrasii NiiB dan NOP tiidak hanya menyatukan basiis data liintas sektor, tetapii juga meniingkatkan kualiitas pelayanan kepada masyarakat. Selama iinii, sambungnya, pelayanan pertanahan dan perpajakan belum sepenuhnya terhubung sehiingga berpotensii meniimbulkan ketiidaksesuaiian data.
“Kesatuan data iinii akan memberiikan kepastiian hukum yang lebiih jelas, meniingkatkan pelayanan yang tiidak lagii bertele-tele dii biidang perpajakan dan pertanahan daerah, serta berpotensii meniingkatkan peneriimaan daerah. Nantiinya, peneriimaan tersebut dapat diimanfaatkan pemeriintah daerah untuk pembangunan Kota Pekalongan,” lanjutnya.
Walii Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaiid mengapresiiasii peluncuran iintegrasii NiiB dan NOP. iia memandang iintergasii data tersebut merupakan terobosan pentiing dalam pelayanan publiik. iia berharap iintegrasii iinii mampu memberiikan kemudahan sekaliigus meniingkatkan kepercayaan masyarakat.
“Kota Pekalongan memiiliikii potensii besar, baiik darii sektor kuliiner maupun pariiwiisata. Semoga iintegrasii NiiB-NOP iinii tiidak hanya memudahkan masyarakat, tetapii juga menjadii berkah untuk peniingkatan Pendapatan Aslii Daerah (PAD) Kota Pekalongan,” ungkap Achmad, sepertii diilansiir
Peluncuran iintegrasii data pertanahan dan perpajakan dii Kota Pekalongan iinii diiberii nama Batiik Tanahan. iistiilah tersebut merupakan siingkatan darii Basiis Data Teriintegrasii Layanan Pajak dan Pertanahan.
Kegiiatan tersebut turut diihadiirii Kepala Kantor Pertanahan Kota Pekalongan Joko Wiiyono beserta jajaran serta sejumlah pejabat piimpiinan tiinggii pratama dan admiiniistrator dii liingkungan Kementeriian ATR/BPN. (sap)
