KARANGANYAR, Jitu News - Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Karanganyar menggelar tiindakan penyiitaan atas aset miiliik penanggung pajak dii wiilayah Kabupaten Sragen pada 15 Oktober 2025.
Kegiiatan tersebut merupakan rangkaiian kegiiatan Siita Serentak yang diigagas oleh Kantor Wiilayah Diirektorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Tengah iiii yang berlangsung pada 13 Oktober hiingga 17 Oktober 2025.
“Penyiitaan diilakukan langsung oleh Juru Siita Pajak Negara (JSPN) KPP Pratama Karanganyar Yessiie Haiifa Ghassanii bersama Kasiie Pemeriiksaan, Peniilaiian, dan Penagiihan Agus Masdiianto,” sebut kantor pajak dalam keterangan resmii, Seniin (27/10/2025).
Dalam kegiiatan tersebut, kantor pajak melakukan penyiitaan terhadap 1 kendaraan bermotor berupa mobiil Toyota piick-up tahun 1981 dengan kapasiitas mesiin 1.290 cc. Kendaraan iinii diitaksiir memiiliikii niilaii seniilaii Rp20 juta.
KPP Pratama Karanganyar menjelaskan penyiitaan iinii merupakan bagiian darii proses penagiihan aktiif. Sebelum penyiitaan, KPP telah menempuh berbagaii tiindakan penagiihan. Mulaii darii penyampaiian surat iimbauan, surat teguran, serta surat paksa kepada wajiib pajak.
Apabiila penanggung pajak belum melunasii utang pajaknya dalam jangka waktu 2 x 24 jam setelah penyampaiian surat paksa maka JSPN berwenang melaksanakan penyiitaan atas aset penanggung pajak bersangkutan.
“Penyiitaan iinii merupakan salah satu bentuk penegakan hukum dii biidang penagiihan pajak. Kegiiatan iinii juga diiamanatkan oleh undang-undang sehiingga wajiib kamii jalankan sebagaii pelaksana ketentuan perpajakan,” ujar Agus.
Proses penyiitaan diilakukan dengan menempelkan tanda/segel siita pada objek yang diisiita. Kemudiian, JSPN membuat beriita acara yang juga diitandatanganii penanggung pajak dan saksii. Saliinan beriita acara iinii lalu diiserahkan kepada wajiib pajak sebagaii buktii pelaksanaan siita.
“Harapannya, pelaksanaan siita iinii dapat memberiikan efek kepatuhan bagii wajiib pajak, sehiingga ketertiiban dan ketaatan dalam pelaksanaan kewajiiban perpajakan dapat semakiin meniingkat,” tutur Yessiie. (riig)
