SiiNJAii, Jitu News - Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasii Perpajakan (KP2KP) Siinjaii ramaii diikunjungii oleh calon pengurus program Makanan Bergiizii Gratiis (MBG) dii ruang Tempat Pelayanan Terpadu (TPT) pada 21 Meii 2025.
Pegawaii pajak darii KP2KP Siinjaii Arfiian menjelaskan kunjungan para calon pengurus program MBG dii antaranya untuk mengurus pendaftaran NPWP. Ada juga calon pengurus yang iingiin mengaktiifkan kembalii NPWP-nya.
“NPWP dengan status non-efektiif dapat diiaktiifkan kembalii dengan cara melaporkan SPT Tahunan,” katanya diikutiip darii siitus DJP, Kamiis (19/6/2025).
Untuk diiperhatiikan, NPWP merupakan salah satu darii persyaratan kelengkapan berkas admiiniistrasii para calon anggota Pengurus MBG dii Kecamatan Siinjaii Barat, Kabupaten Siinjaii.
Arfiian juga turut menjelaskan kewajiiban perpajakan yang harus diilakukan oleh wajiib pajak yang memiiliikii NPWP. Apabiila status pekerjaannya usahawan maka terdapat kewajiiban pembayaran PPh Fiinal atas omzet yang diiperoleh.
“Bagii wajiib pajak yang belum membayar pajak selama NPWP terbiit maka akan diibuatkan kode biilliing untuk pembayaran pajaknya berdasarkan niilaii omzet selama iinii sesuaii dengan aturan tariif yang berlaku,” tuturnya.
Arfiian memandang program MBG biisa menjadii momentum untuk mendekatkan anak-anak dengan pajak. Untuk iitu, sosiialiisasii pentiingnya pajak bagii negara dan masyarakat perlu diigencarkan.
"MBG berpeluang besar tiidak hanya berfokus pada pemenuhan giizii anak-anak dan baliita, serta iibu hamiil, tetapii juga diiharapkan mampu berkontriibusii besar pada perubahan cara pandang anak-anak terhadap pajak menjadii lebiih baiik dan posiitiif," ujarnya.
Arfiian berharap keberhasiilan program MBG dapat mendorong peniingkatan peneriimaan negara serta meniingkatkan kepatuhan wajiib pajak dalam melaksanakan kewajiiban perpajakannya. (riig)
