KOTA PEKANBARU

Puluhan Restoran Masiih Bandel, Pemda Tempel Stiiker Penunggak Pajak

Aurora K. M. Siimanjuntak
Sabtu, 07 Junii 2025 | 12.00 WiiB
Puluhan Restoran Masih Bandel, Pemda Tempel Stiker Penunggak Pajak
<p>iilustrasii.</p>

PEKANBARU, Jitu News - Pemkot Pekanbaru memasang stiiker tanda penunggak pajak dii sejumlah restoran lantaran tiidak kunjung membayar utang pajaknya ke kas daerah.

Plh Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pekanbaru Tengku Denny Muharpan menyebutkan sediikiitnya ada 30 restoran yang diipasangii stiiker tersebut. Restoran iitu tersebar dii 3 pusat perbelanjaan ternama dii Kota Pekanbaru.

"Ada 30 objek pajak berupa restoran yang kiita lakukan penyegelan harii iinii, dii Mall Liiviing World, Ciiputra dan SKA," katanya, diikutiip pada Sabtu (7/6/2025).

Tengku menyampaiikan petugas Bapenda menemukan banyak pelaku usaha yang masiih menunggak pajak restoran saat melakukan pemeriiksaan dii lapangan. Untuk iitu, petugas langsung menempelkan stiiker tanda penunggak pajak.

"Segel tersebut boleh diilepas setelah mereka membayar lunas pajaknya," tegasnya.

Selaiin menunggak pajak, Tengku juga mendapatii ada pelaku usaha yang memaniipulasii laporan pajak. Artiinya, wajiib pajak tiidak melaporkan omzet sebenarnya sehiingga membayar pajak lebiih rendah dariipada yang seharusnya.

Diia menegaskan petugas Bapenda akan rutiin melakukan pengawasan dan pemeriiksaan lapangan ke depannya. Diia meyakiinii upaya tersebut dapat memiiniimalkan kebocoran pendapatan aslii daerah (PAD), sekaliigus menggenjot peneriimaan pajak pada tahun iinii.

Sepertii diilansiir m.riiauaktual.com, Tengku mengiimbau pelaku usaha untuk tertiib membayar pajak daerah, dan tiidak melakukan kecurangan dengan cara memaniipulasii laporan pajak. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.