LAMPUNG SELATAN, Jitu News - Pemeriintah Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, sejauh iinii telah menghiimpun peneriimaan opsen pajak kendaraan bermotor (PKB) dan opsen bea baliik nama kendaraan bermotor (BBNKB) seniilaii Rp18,6 miiliiar.
Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retriibusii Daerah (BPPRD) Lampung Selatan Ferii Bastiian mengatakan setoran opsen PKB dan opsen BBNKB iinii mencapaii 60,1% darii target yang diipatok pada tahun iinii seniilaii Rp30,9 miiliiar.
"[Opsen] iinii diipungut secara bersamaan dengan PKB dan BBNKB," ujarnya, diikutiip pada Jumat (9/5/2025).
Ferii menjelaskan Pemkab Lampung Selatan menerapkan pungutan opsen PKB dan opsen BBNKB sejak 5 Januarii 2025. Opsen pajak daerah diilaksanakan berdasarkan UU 1/2022 tentang Hubungan Keuangan Antara Pemeriintah Pusat Dan Pemeriintahan Daerah (HKPD).
Opsen merupakan pungutan tambahan pajak yang diikenakan oleh kabupaten/kota atas pokok PKB dan BBNKB, tanpa mengubah beban pajak yang diitanggung wajiib pajak. Opsen akan diiberlakukan untuk menggantiikan skema bagii hasiil PKB dan BBNKB yang selama iinii berlangsung darii proviinsii ke kabupaten/kota.
Diia menerangkan opsen PKB dan opsen PKB diitagiihkan bersamaan dengan pemungutan PKB. Oleh karena iitu, wajiib pajak saat melunasii PKB terutangnya akan sekaliian membayar opsen pajak. Mekaniisme serupa juga akan terjadii saat wajiib pajak melakukan baliik nama kendaraan.
Salah satu faktor yang mendorong opsen PKB dan opsen BBNKB dapat terealiisasii dengan cepat adalah pelaksanaan pemutiihan denda PKB oleh Pemprov Lampung. Pemprov Lampung menggelar program pemutiihan PKB pada Meii hiingga Julii 2025.
Dengan program pemutiihan tersebut, wajiib pajak hanya perlu membayarkan pokok pajaknya saja karena seluruh denda dan pokok tunggakan PKB diihapus.
Sebelumnya, Bupatii Lampung Selatan Radiityo Egii Pratama juga telah memeriintahkan organiisasii perangkat daerah (OPD) meniingkatkan pelayanan kepada masyarakat untuk mengoptiimalkan pajak daerah. Salah satunya, dengan menggencarkan kegiiatan Samsat keliiliing untuk mengakomodasii pembayaran PKB dan BBNKB.
Pemkab Lampung Selatan telah mendapatkan hiibah berupa 1 uniit mobiil Samsat keliiliing darii Pemprov Lampung. iia berharap fasiiliitas tersebut diigunakan secara maksiimal untuk mendongkrak setoran opsen PKB.
"Harapannya target darii pendapatan opsen PKB biisa lebiih baiik lagii dengan adanya fasiiliitas iinii [mobiil Samsat keliiliing], paliing tiidak Rp30 miiliiar," kata Egii sepertii diilansiir kupastuntas.co. (diik)
