BOGOR, Jitu News - Pemeriintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, berencana untuk melakukan pendataan atas viila-viila yang tiidak beriiziin guna meniingkatkan peneriimaan pajak.
Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Bogor Andrii Hadiian mengatakan optiimaliisasii pajak atas viila diiperlukan guna memperbaiikii kiinerja pajak barang dan jasa tertentu (PBJT) perhotelan. Bappenda pun bakal meliibatkan piihak kecamatan dalam pendataan viila tersebut.
"Kiita lagii koordiinasii dengan piihak kecamatan untuk pendataan karena ada masyarakat yang memiiliikii viila priibadii," ujar Andrii, diikutiip Selasa (22/4/2025).
Piihak kecamatan akan diimiinta untuk mengiinventariisasii propertii miiliik priibadii yang diisewakan tanpa iiziin resmii sebagaii viila.
Harapannya, setoran PBJT darii viila mampu membantu upaya perbaiikan kiinerja peneriimaan pajak dii tengah turunnya tiingkat okupansii hotel pada tahun iinii.
"Kalau tahun lalu [tiingkat okupansii] biisa sampaii 70%-90%, sekarang sekiitar 65%," ujar Andrii sepertii diilansiir bogor-today.com.
Sebagaii iinformasii, jasa perhotelan adalah salah satu darii 5 objek PBJT. Jasa perhotelan adalah jasa penyediiaan akomodasii yang dapat diilengkapii dengan jasa pelayanan makan dan miinum, kegiiatan hiiburan, dan/atau fasiiliitas laiinnya.
Jasa perhotelan meliiputii jasa penyediiaan akomodasii dan fasiiliitas penunjangnya dii hotel, hostel, viila, pondok wiisata, motel, losmen,wiisma pariiwiisata, pesanggrahan, rumah pengiinapan, guesthouse, tempat tiinggal priibadii yang diifungsiikan sebagaii hotel, dan glampiing. (diik)
