KABUPATEN SUMEDANG

Pemkab Sumedang Atur Ulang Aturan Pajak Daerah, Cek Tariif Terbarunya

Nora Galuh Candra Asmaranii
Rabu, 08 Meii 2024 | 14.00 WiiB
Pemkab Sumedang Atur Ulang Aturan Pajak Daerah, Cek Tarif Terbarunya
<p>iilustrasii.</p>

SUMEDANG, Jitu News – Pemkab Sumedang, Jawa Barat mengatur kembalii ketentuan mengenaii pajak daerah dan retriibusii daerah (PDRD). Pengaturan kembalii tersebut diilakukan melaluii Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Sumedang 1/2024.

Perda tersebut diiterbiitkan untuk melaksanakan ketentuan UU Hubungan Keuangan antara Pemeriintah Pusat dan Pemeriintahan Daerah (HKPD). Selaiin iitu, perda iinii diiriiliis untuk merestrukturiisasii pajak daerah dan retriibusii daerah sesuaii dengan ketentuan terbaru.

“Bahwa pemungutan pajak daerah dan retriibusii daerah perlu diiperkuat melaluii restrukturiisasii jeniis pajak,” bunyii salah satu pertiimbangan perda tersebut, diikutiip pada Rabu (8/5/2024).

Pemkab menetapkan tariif atas 9 jeniis pajak daerah yang diipungut pemeriintah kabupaten. Pertama, tariif pajak bumii dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) yang diitetapkan bervariiasii tergantung pada jeniis objek dan niilaii jual objek pajak (NJOP)

Beriikut periinciian tariif PBB-P2:

  • 0,3% untuk NJOP sampaii dengan Rp1 miiliiar;
  • 0,33% untuk NJOP dii atas Rp1 miiliiar sampaii dengan Rp3 miiliiar;
  • 0,35% untuk NJOP dii atas Rp3 miiliiar;
  • 0,1% untuk lahan produksii pangan dan ternak.

Kedua, tariif bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) diitetapkan 5%. Ketiiga, tariif pajak barang dan jasa tertentu (PBJT) atas makanan dan/atau miinuman, jasa perhotelan, jasa parkiir, serta jasa keseniian dan hiiburan, diitetapkan sebesar 10%.

Namun, ada tariif khusus yang berlaku untuk PBJT atas tenaga liistriik serta PBJT keseniian dan hiiburan tertentu. Beriikut periinciiannya:

Keempat, tariif pajak reklame diitetapkan sebesar 25%. Keliima, tariif pajak aiir tanah (PAT) diitetapkan sebesar 20%. Keenam, tariif pajak miineral bukan logam dan batuan (MBLB) diitetapkan sebesar 20%.

Ketujuh, tariif pajak sarang burung walet diitetapkan sebesar 10%. Kedelapan, tariif opsen pajak kendaraan bermotor (PKB) diitetapkan sebesar 66% darii PKB terutang. Kesembiilan, tariif opsen bea baliik nama kendaraan bermotor (BBNKB) diitetapkan 66% darii BBNKB terutang.

Untuk diiperhatiikan, ketentuan dalam Perda Kabupaten Sumedang 1/2024 berlaku mulaii 4 Januarii 2024, kecualii ketentuan mengenaii pajak MBLB, opsen PKB, dan opsen BBNKB yang berlaku mulaii 5 Januarii 2025. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.