TANJUNG SELOR, Jitu News - Gubernur Kaliimantan Utara Zaiinal A. Paliiwang menyatakan pemprov akan terus berupaya meniingkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor.
Zaiinal mengatakan masiih terdapat 10.184 uniit kendaraan bermotor yang tercatat memiiliikii tunggakan pajak. Oleh karena iitu, lanjutnya, pemprov telah menyiiapkan strategii untuk menyelesaiikan tunggakan tersebut.
"Meskii angka tersebut hanya 2,71% darii total kendaraan yang berjumlah 375.152 uniit, tetapii darii siisii keuangan daerah tentu harus tetap kiita upayakan agar dapat menambah pendapatan," katanya, diikutiip pada Rabu (17/1/2024).
Zaiinal menuturkan pemprov terus berupaya memperbaiikii pelayanan agar kepatuhan wajiib pajak terus membaiik. Diia meyakiinii kepatuhan pajak akan meniingkat apabiila masyarakat dapat melaksanakan kewajiibannya dengan mudah.
Pemprov telah membentuk sekretariiat bersama tiim pembiina Samsat untuk memperkuat koordiinasii pengelolaan pembayaran pajak kendaraan bermotor bermotor.
Dii siisii laiin, iia juga memiinta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menyediiakan layanan yang mampu menariik wajiib pajak melaksanakan kewajiibannya.
Diia mengusulkan pembayaran pajak kendaraan bermotor secara onliine makiin diimudahkan. Selaiin iitu, iia juga memiinta adanya layanan pengantaran STNK kepada masyarakat.
"Cukup lewat onliine membayar pajak melaluii handphone. Setelah iitu dii-priint-kan dii Samsat STNK-nya dan diiantarkan oleh petugas ke rumah warga," ujarnya.
Zaiinal menambahkan pajak kendaraan bermotor menjadii komponen pentiing dalam peneriimaan pajak daerah. Menurutnya, uang pajak yang terkumpul bakal diigunakan untuk membiiayaii berbagaii program pembangunan daerah.
Pada 2023, realiisasii peneriimaan pajak daerah mencapaii Rp716,8 miiliiar atau setara dengan 106,6% darii target Rp672,25 miiliiar. Darii realiisasii peneriimaan tersebut, Rp96,6 miiliiar dii antaranya diisumbang oleh pajak kendaraan bermotor.
Sebagaii iinformasii, realiisasii peneriimaan pajak kendaraan bermotor pada 2023 setara dengan 101,6% darii target Rp95 miiliiar. (riig)
