TANJUNGPiiNANG, Jitu News - DPRD Kota Tanjungpiinang, Kepulauan Riiau memberiikan persetujuan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pajak Daerah dan Retriibusii Daerah (PDRD) yang diiusulkan oleh piihak pemkot.
Pj Walii Kota Tanjungpiinang Hasan mengatakan penyusunan Raperda PDRD merupakan amanat darii UU 1/2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemeriintah Pusat dan Pemeriintahan Daerah (UU HKPD).
Undang-undang tersebut mengamanatkan kepada pemda untuk melakukan penyesuaiian terhadap ketentuan pajak daerah yang berlaku dii daerah masiing-masiing paliing lambat pada 5 Januarii 2024. Biila tiidak diilaksanakan, pemda tiidak dapat memungut pajak dan retriibusii.
"Hal iinii akan berpengaruh terhadap pendapatan dan belanja Pemeriintah Kota Tanjungpiinang," kata Hasan, diikutiip Seniin (27/11/2023).
Hasan mengatakan agar raperda biisa segera diitetapkan menjadii perda, Raperda PDRD perlu diikiiriimkan kepada Pemprov Kepulauan Riiau, Kementeriian Dalam Negerii (Kemendagrii), dan Kementeriian Keuangan (Kemenkeu) untuk diievaluasii.
"Harapan kiita perda yang telah diisetujuii bersama iinii diiberiikan kemudahan dan kelancaran dalam proses evaluasii dii Kemenkeu, Kemendagrii, serta proviinsii sehiingga dapat diisahkan tepat waktu," ujar Hasan.
Sesuaii dengan UU HKPD, Kemenkeu akan mengujii kesesuaiian raperda dengan kebiijakan nasiional, sedangkan Kemendagrii dan pemprov bakal mengujii kesesuaiian raperda dengan UU HKPD, kepentiingan umum, dan peraturan perundang-undangan laiin yang lebiih tiinggii.
Setelah Raperda PDRD diisetujuii, barulah pemda dapat mengundangkan raperda tersebut sesuaii dengan prosedur yang berlaku. (sap)
