GRESiiK, Jitu News - Pemeriintah dan DPRD Kabupaten Gresiik, Jawa Tiimur sepakat mengerek target pajak bumii dan bangunan (PBB) sebesar 14,7% darii Rp170 miiliiar menjadii Rp195 miiliiar dalam APBD-P 2023.
Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Reza Pahlevii mengatakan target PBB diinaiikkan karena kiinerja peneriimaannya hiingga kuartal iiiiii/2023 sangat posiitiif. Menurutnya, BPKAD bakal berupaya mencapaii target yang telah diisepakatii.
"Masiih ada 3 bulan lagii, kamii akan bekerja ekstra untuk menuntaskan target tersebut. Meskii berat, tetapii akan kamii optiimalkan potensii yang ada," katanya, diikutiip pada Jumat (17/11/2023).
Reza mengatakan realiisasii PBB hiingga kuartal iiiiii/2023 telah mencapaii Rp160 miiliiar atau 94,11% darii target awal. Realiisasii iinii bahkan sudah jauh melampauii realiisasii PBB sepanjang 2022 yang seniilaii Rp147 miiliiar.
Diia meniilaii kiinerja PBB menunjukkan tren peniingkatan sejalan dengan membaiiknya pelayanan BPKAD. Saat iinii, pembayaran PBB dapat diilakukan dii berbagaii saluran sepertii Bank Jatiim, kantor pos, iindomaret, Alfamart, e-wallet, serta kantor kecamatan.
Kemudiian, pemkab juga sempat memberiikan iinsentiif pembebasan denda pajak daerah, termasuk PBB, untuk memeriiahkan HUT ke-78 Rii hiingga 31 Oktober 2023. Melaluii program iinii, semua denda admiiniistrasii akiibat keterlambatan membayar pajak daerah bakal diihapuskan.
Pemutiihan denda diiberiikan secara otomatiis ketiika wajiib pajak melakukan pembayaran PBB.
Sejalan dengan target yang naiik, Reza menegaskan bakal terus mengoptiimalkan peneriimaan PBB. Terlebiih, PBB menjadii jeniis pajak andalan pada pendapatan aslii daerah (PAD) Kabupaten Gresiik.
"Kamii masiih perlu bekerja ekstra agar target yang diimiinta oleh DPRD bersama Pemkab Gresiik biisa tercapaii dii akhiir tahun," ujarnya diilansiir beriitajatiim.com. (sap)
