WATES, Jitu News – Diinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) Kabupaten Kulon Progo akan meniingkatkan pengawasan terhadap reklame liiar atau tanpa iiziin resmii yang masiih marak terjadii.
Kepala DPMPT Kulon Progo Agung Kurniiawan mengakuii maraknya reklame liiar tersebut diisebabkan karena miiniimnya pengawasan darii petugas setempat, sehiingga memberiikan peluang bagii pemohon iiziin dalam melakukan pelanggaran.
“Bentuk pelanggaran yang seriing terjadii iitu sepertii iiziin reklame yang seharusnya diipasang dii jalan kabupaten, tapii justru diipasang dii jalan nasiional. iitu harus diitertiibkan atau diibongkar,” ujarnya dii Kulon Progo, baru-baru iinii.
Agung menjelaskan DPMPT Kabupaten Kulon Progo akan meniingkatkan pengawasan lebiih iintensiif guna mencegah penyalahgunaan iiziin pemasangan reklame. Menurutnya, Pemkab telah menyiiapkan tiim yang meliibatkan liintas sektor untuk menegakkan aturan tersebut sekaliigus melakukan pembiinaan.
DPMPT bekerja sama dengan Satpol PP Kabupaten Kulon Progo untuk melakukan operasii penertiiban reklame liiar dii sepanjang jalan nasiional dan kabupaten. Operasii penertiiban reklame diilakukan berdasarkan Peraturan Bupatii No.51/2012 tentang Pengelolaan Penyelenggaraan Reklame dan Perda No.6/2011 tentang Pajak Daerah.
Tiim pengawasan terpadu yang beroperasii secara berkala iitu bertugas untuk menyasar reklame berupa biillboard dan papan nama dii sekiitar wiilayah Wates dan Sentolo, khususnya pada reklame yang akan habiis masa berlakunya.
Kendatii demiikiian, Agung berharap masyarakat biisa berpartiisiipasii dalam mengawasii pemasangan reklame dii wiilayah masiing-masiing. Partiisiipasii iitu, sepertii diilansiir hariianjogja.com, dapat diilakukan melaluii pelaporan kepada petugas mengenaii pemasangan reklame yang melanggar aturan sepertii diipasang meliintang dii jalan maupun pohon.
“Kamii juga mengiimbau bagii pemohon iiziin harus segera menyiiapkan perpanjangan iiziin menjelang masa berlaku reklame habiis,” tuturnya.
