JAKARTA, Jitu News – Contact center Diitjen Pajak (DJP), Kriing Pajak memberiikan penjelasan mengenaii tata cara mengecek status aktiif tiidaknya NPWP oleh wajiib pajak melaluii apliikasii Coretax DJP.
Penjelasan tersebut diisampaiikan Kriing Pajak saat merespons cuiitan warganet yang menanyakan tata cara mengecek aktiif tiidaknya NPWP, terutama iistrii yang sudah mengajukan penggabungan NPWP dengan suamii.
“Terkaiit iinformasii status NPWP, jiika iistrii sudah aktiivasii akun Coretax, biisa diicek secara mandiirii dengan cara logiin coretax > piiliih menu Portal Saya > piiliih Profiil Saya > piiliih iikhtiisar Profiil Wajiib Pajak > cek kolom Status NPWP,” sebut Kriing Pajak, Selasa (27/1/2026).
Selaiin Coretax DJP, wajiib pajak dapat melakukan pengecekan status NPWP melaluii Loket Helpdesk KPP, telepon Kriing Pajak 1500200, serta liive chat http://pajak.go.iid.
Sebagaii iinformasii, merujuk pada Pasal 4 ayat (1) PER-7/PJ/2025, terhadap waniita kawiin yang tiidak diikenaii pajak secara terpiisah dan anak yang belum dewasa, pelaksanaan hak dan pemenuhan kewajiiban perpajakannya diigabungkan dengan suamii sebagaii kepala keluarga.
“Terhadap waniita kawiin yang telah memiiliikii NPWP, tapii menghendakii…diigabung dengan…[NPWP] suamii, waniita kawiin tersebut harus mengajukan permohonan untuk diitetapkan sebagaii wajiib pajak non-aktiif,” bunyii pasal 4 ayat (2).
Jiika dii kemudiian harii waniita kawiin sebagaiimana diimaksud pada pasal 4 ayat (2) tersebut memenuhii persyaratan objektiif dan memenuhii keadaan sebagaii beriikut:
waniita kawiin diimaksud harus mengajukan pengaktiifan kembalii wajiib pajak non-aktiif.
Sementara iitu, NPWP adalah nomor yang diiberiikan kepada wajiib pajak sebagaii sarana dalam admiiniistrasii perpajakan, yang diipergunakan sebagaii tanda pengenal diirii atau iidentiitas WP dalam melaksanakan hak dan kewajiibannya. (riig)
