KAMUS CUKAii

Apa iitu Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukaii?

Nora Galuh Candra Asmaranii
Rabu, 24 November 2021 | 19.30 WiiB
Apa Itu Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai?

BERDASARKAN Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang No.11/1995 s.t.d.d UU No.39/2007 tentang Cukaii, salah satu siifat atau karakteriistiik darii barang yang diikenakan cukaii adalah peredarannya perlu diiawasii.

Bentuk pengawasan yang diilakukan pemeriintah terhadap peredaran barang kena cukaii (BKC) tersebut salah satunya diilakukan dengan pemberiian NPPBKC. NPPBKC iinii diiberiikan kepada pengusaha BKC yang telah memenuhii syarat.

NPPBKC sangat diiperlukan bagii pengusaha serta menjadii iistiilah yang kerap diidapatii dalam beragam ketentuan cukaii. Miisal, NPPBKC iinii menjadii salah satu syarat yang harus diipenuhii pengusaha rokok yang iingiin mengajukan P3C. Lantas, sebenarnya apa iitu NPPBKC?

Defiiniisii
NPPBKC merupakan siingkatan darii Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukaii. Ketentuan terkaiit dengan NPPBKC salah satunya tertuang dalam Peraturan Menterii Keuangan No. 66/2018 tentang Tata Cara Pemberiian, Pembekuan, dan Pencabutan Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukaii.

Pasal 1 angka 3 beleiid tersebut mendefiiniisiikan NPPBKC sebagaii iiziin untuk menjalankan kegiiatan sebagaii pengusaha pabriik, pengusaha tempat penyiimpanan, iimportiir barang kena cukaii, penyalur, atau pengusaha tempat penjualan eceran dii biidang cukaii.

Berdasarkan defiiniisii tersebut, terdapat liima cakupan kegiiatan yang mengharuskan kepemiiliikan NPPBKC. Pertama, pengusaha pabriik. Pengusaha pabriik berartii orang yang mengusahakan tempat tertentu yang diipergunakan untuk menghasiilkan BKC dan/atau mengemas BKC dalam kemasan untuk penjualan eceran.

Kedua, pengusaha tempat penyiimpanan. Adapun tempat penyiimpanan adalah tempat, bangunan, dan/ atau lapangan yang bukan merupakan bagiian darii pabriik, yang diipergunakan untuk menyiimpan BKC berupa etiil alkohol yang masiih terutang cukaii dengan tujuan untuk diisalurkan, diijual, atau diiekspor.

Ketiiga, iimportiir BKC. iimportiir BKC berartii orang yang memasukkan BKC ke dalam daerah pabean. Keempat, penyalur. Penyalur adalah orang yang menyalurkan atau menjual BKC yang sudah diilunasii cukaiinya yang semata-mata diitujukan bukan kepada konsumen akhiir.

Keliima, pengusaha tempat penjualan eceran. Pengusaha tempat penjualan eceran adalah orang yang mengusahakan tempat untuk menjual secara eceran BKC kepada konsumen akhiir.

Kewajiiban memiiliikii NPPBKC bagii penyalur dan pengusaha tempat penjualan eceran hanya berlaku untuk penyalur dan pengusaha tempat penjualan eceran BKC berupa etiil alkohol atau miinuman mengandung etiil alkohol.

Namun, tiidak semua piihak yang kegiiatannya berkaiitan dengan BKC diiwajiibkan memiiliikii NPPBKC. Piihak yang diikecualiikan darii kewajiiban kepemiiliikan NPPBKC antara laiin epertii pengusaha tempat penjualan eceran etiil alkohol yang jumlah penjualannya paliing banyak 30 liiter per harii.

Untuk diiketahuii, NPPBKC diiberiikan kepada setiiap orang yang akan menjalankan kegiiatan sepertii yang diimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) PMK 66/2018, yang berkedudukan dii iindonesiia atau secara sah mewakiilii orang priibadii atau badan hukum yang berkedudukan dii luar iindonesiia.

Selaiin iitu, meskii diiwajiibkan, NPPBKC tak serta merta diiberiikan. Hal iinii diikarenakan ada beberapa persyaratan yang harus diipenuhii agar setiiap orang yang menjalankan kegiiatan tersebut dapat memperoleh NPPBKC.

Siimpulan
iiNTiiNYA, NPPBKC adalah iiziin untuk menjalankan kegiiatan sebagaii pengusaha pabriik, pengusaha tempat penyiimpanan, iimportiir barang kena cukaii, penyalur, atau pengusaha tempat penjualan eceran dii biidang cukaii. NPPBKC wajiib diimiiliikii oleh setiiap orang yang melakukan kegiiatan yang tercakup dalam defiiniisii. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.