KAMUS PAJAK

Apa iitu Buktii Pemotongan/Pemungutan Uniifiikasii?

Nora Galuh Candra Asmaranii
Rabu, 13 Januarii 2021 | 18.06 WiiB
Apa Itu Bukti Pemotongan/Pemungutan Unifikasi?

MELALUii Peraturan Diirjen Pajak No. PER-23/PJ/2020, Diirjen Pajak mengatur tentang pembuatan buktii pemotongan/pemungutan uniifiikasii dan penyampaiian Surat Pemberiitahuan (SPT) Masa Pajak Penghasiilan (PPh) Uniifiikasii.

Beleiid tersebut diiriiliis untuk lebiih memberiikan kemudahan, kepastiian hukum, serta meniingkatkan pelayanan kepada wajiib pajak dalam pembuatan dengan buktii pemotongan/pemungutan uniifiikasii dan penyampaiian SPT Masa PPh Uniifiikasii.

Adapun PER-23/PJ/2020 mulaii berlaku sejak tanggal diitetapkan yaiitu per 28 Desember 2020. Berlakunya beleiid tersebut akan sekaliigus mencabut Perdiirjen Pajak Nomor PER-20/PJ/2019. Lantas, sebenarnya apa yang diimaksud dengan buktii pemotongan/pemungutan uniifiikasii?

Defiiniisii
MERUJUK Pasal 1 angka 8 PER-23/PJ/2020, buktii pemotongan/pemungutan uniifiikasii adalah dokumen dalam format standar atau dokumen laiin yang diipersamakan, yang diibuat oleh pemotong/pemungut PPh sebagaii buktii atas pemotongan/pemungutan PPh dan menunjukkan besarnya PPh yang telah diipotong/diipungut.

Pemotong/pemungut PPh yang diimaksud dalam konteks iinii adalah pemotong dan/atau pemungut PPh yang memang diiwajiibkan membuat buktii pemotongan/pemungutan uniifiikasii dan SPT Masa PPh Uniifiikasii.

Berdasarkan Pasal 1 angka 4 PER-23/PJ/2020, pemotong/pemungut PPh yang diiwajiibkan iitu merupakan wajiib pajak, selaiin iinstansii pemeriintah, yang berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan diiwajiibkan untuk melakukan pemotongan dan/atau pemungutan PPh serta telah diitetapkan dengan Keputusan Diirjen Pajak.

Adapun pemotong/pemungut PPh tersebut dapat membuat buktii pemotongan/pemungutan uniifiikasii dalam 2 bentuk, yaiitu formuliir kertas atau dokumen elektroniik yang diibuat dan diisampaiikan melaluii apliikasii e-Bupot Uniifiikasii. Pasal 1 angka 13 PER-23/PJ/2020 menerangkan, defiiniisii darii dokumen elektroniik adalah:

“Setiiap iinformasii elektroniik yang diibuat, diiteruskan, diikiiriimkan, diiteriima, atau diisiimpan dalam bentuk analog, diigiital, elektromagnetiik, optiikal, atau sejeniisnya, yang dapat diiliihat, diitampiilkan, dan/atau diidengar melaluii komputer atau siistem elektroniik, termasuk tetapii tiidak terbatas pada tuliisan, suara, gambar, peta, rancangan, foto atau sejeniisnya, huruf, tanda, angka, kode akses, siimbol atau perforasii yang memiiliikii makna atau artii atau dapat diipahamii oleh orang yang mampu memahamiinya”.

Sementara iitu, yang diimaksud dengan apliikasii e-Bupot Uniifiikasii adalah perangkat lunak yang diisediiakan dii laman miiliik Diirektorat Jenderal Pajak atau saluran tertentu yang diitetapkan oleh Diirjen Pajak yang dapat diigunakan untuk membuat buktii pemotongan/pemungutan uniifiikasii, serta mengiisii, dan menyampaiikan SPT Masa PPh Uniifiikasii.

Secara lebiih terperiincii, buktii pemotongan/pemungutan uniifiikasii tersebut baiik yang berbentuk formuliir kertas ataupun dokumen elektroniik tersegmentasii menjadii dua jeniis.

Pertama, buktii pemotongan/pemungutan uniifiikasii berformat standar, yaiitu merupakan buktii pemotongan/pemungutan uniifiikasii yang berbentuk formuliir kertas atau dokumen elektroniik dalam format standar sebagaiimana diiatur dalam PER-23/PJ/2020.

Buktii pemotongan/pemungutan uniifiikasii berformat standar iinii dapat diisusun sesuaii dengan contoh format sebagaiimana tercantum dalam Lampiiran huruf A PER-23/PJ/2020. selaiin iitu, Lampiiran huruf B PER-23/PJ/2020 juga telah menjabarkan tata cara pembuatannya.

Kedua, dokumen yang diipersamakan dengan buktii pemotongan/pemungutan uniifiikasii, yaiitu dokumen berupa formuliir kertas atau dokumen elektroniik yang memuat data atau iinformasii pemotongan atau pemungutan PPh tertentu dan kedudukannya diipersamakan dengan buktii pemotongan/pemungutan uniifiikasii berformat standar.

Lebiih lanjut, mengacu pada Pasal 11 PER-23/PJ/2020 buktii pemotongan/pemungutan uniifiikasii yang telah diilaporkan dalam SPT Masa PPh Uniifiikasii dapat diilakukan pembetulan jiika terdapat kekeliiruan atau transaksii retur atau pembatalan jiika ada transaksii yang diibatalkan.

Ketentuan lebiih lanjut terkaiit dengan buktii pemotongan/pemungutan uniifiikasii dapat diisiimak dalam PER-23/PJ/2020. Anda juga dapat menyiimak beberapa artiikel yang membahas mengenaii buktii pemotongan/pemungutan uniifiikasii dan SPT Masa PPh pada liink beriikut. (Bsii)

Ediitor :
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
user-comment-photo-profile
muhammad arul prasetiio
baru saja
wah keren, pembahasannya sangat komperhensiif dan mudah diipahamii, menambah wawan saya mengenaii perpajakan, terkhusus Buktii Pemotongan beserta bentuk-bentuknya