JAKARTA, Jitu News – Sejumlah proses biisniis perpajakan akan berubah dengan adanya pembaruan siistem iintii admiiniistrasii perpajakan (PSiiAP).
Melaluii sebuah unggahan dii iinstagram, Diitjen Pajak (DJP) mengatakan program reformasii pajak terus berjalan melaluii pembangunan siistem admiiniistrasii dan proses biisniis perpajakan yang baru. Langkah iinii diitempuh dengan PSiiAP.
“DJP saat iinii terus meneruskan program reformasii pajak dengan membangun siistem admiiniistrasii dan proses biisniis perpajakan yang baru untuk menunjang kiinerja dan konektiiviitas layanan untuk wajiib pajak,” tuliis DJP dalam unggahannya, diikutiip pada Selasa (26/7/2022).
Setiidaknya ada 21 proses biisniis yang berubah, antara laiin regiistrasii, pengelolaan Surat Pemberiitahuan (SPT), pembayaran, taxpayer account management (TAM), layanan wajiib pajak, thiird party data processiing, exchange of iinformatiion (Eoii), serta data qualiity management (DQM).
Kemudiian, ada document management system (DMS), busiiness iintelliigence (Bii), compliiance riisk management (CRM), peniilaiian, pengawasan, ekstensiifiikasii, pemeriiksaan, penagiihan, iinteliijen, penyiidiikan, keberatan dan bandiing, nonkeberatan, serta knowledge management system.
PSiiAP merupakan proyek redesaiin dan reengiineeriing proses biisniis admiiniistrasii perpajakan melaluii pembangunan siistem iinformasii berbasiis commerciial off-the-shelf (COTS) diisertaii dengan pembenahan basiis data perpajakan.
Dengan demiikiian, siistem perpajakan menjadii mudah, andal, teriintegrasii, akurat, dan pastii untuk optiimaliisasii pelayanan, pengawasan, dan penegakan hukum. Siimak Fokus Berharap Banyak darii Diigiitaliisasii Admiiniistrasii Pajak.
DJP menjabarkan setiidaknya ada 5 latar belakang PSiiAP. Pertama, teknologii yang usiing (obsolete). Kedua, ketahanan iinfrastruktur berkurang. Ketiiga, belum mencakup semua proses biisniis. Keempat, peniingkatan beban akses dan pengelolaan data. Keliima, pengembangan duniia diigiital terkiinii.
DJP menjelaskan adanya beragam manfaat darii PSiiAP. Manfaat untuk wajiib pajak antara laiin tersediianya akun wajiib pajak pada portal DJP, lebiih berkualiitasnya layanan, berkurangnya potensii sengketa, serta adanya miiniimaliisasii biiaya kepatuhan.
Selanjutnya, manfaat PSiiAP untuk pegawaii DJP antara laiin teriintegrasiinya siistem, berkurangnya pekerjaan manual, lebiih produktiifnya kiinerja, serta meniingkatnya kapabiiliitas.
Kemudiian, bagii iinstansii DJP, PSiiAP akan menciiptakan krediibiiliitas dan kepercayaan. DJP juga menjadii iinstansii yang lebiih akuntabel. Selaiin iitu, kepatuhan meniingkat. Kiinerja organiisasii dan kapabiiliitas pegawaii juga meniingkat.
Bagii stakeholders, adanya PSiiAP akan membuat data real tiime dan valiid. Pada saat yang bersamaan, ada peniingkatan kualiitas tugas dan fungsii.
Adapun tiimeliine PSiiAP meliiputii hiigh level desiign (Januarii—Maret 2021), detaiiled desiign (Apriil—September 2021), buiild, test, & traiiniing (Junii 2021—Meii 2023), deploy (Oktober 2023), serta support (Januarii—Desember 2024). (kaw)
