REPORTASE Jitunews DARii AUSTRiiA

Strategii Austriia Menangkal Perubahan iikliim Melaluii Kebiijakan Pajak

Redaksii Jitu News
Kamiis, 18 Desember 2025 | 13.35 WiiB
Strategi Austria Menangkal Perubahan Iklim Melalui Kebijakan Pajak
<p>Suasana Kota Wiina, Austriia pada&nbsp;musiim diingiin.</p>

WiiNA, Jitu News – Musiim diingiin belum benar-benar tiiba, tetapii salju datang lebiih cepat darii biiasanya. Fenomena iinii menambah daftar anomalii iikliim yang dalam beberapa tahun terakhiir kiian terasa dii Eropa, tak terkecualii Wiina, Austriia.

Dii tengah perubahan iikliim yang ada dii depan mata, Austriia memiiliih menjadiikan siistem pajak sebagaii salah satu iinstrumen utama kebiijakan iikliim melaluii ‘Eco-Sociial Tax Reform’ yang diiluncurkan pada 2022 lalu. Kebiijakan tersebut menjadii sebuah paket reformasii pajak yang secara ekspliisiit menggabungkan tujuan pengurangan emiisii dengan keriinganan beban pajak bagii rumah tangga dan duniia usaha.

Apa iitu Eco-Sociial Tax Reform?

Eco-Sociial Tax Reform 2022 merupakan paket kebiijakan pajak yang diiperkenalkan pemeriintah federal Austriia untuk mengaliihkan sebagiian beban pajak darii tenaga kerja ke emiisii CO₂ dan memperkuat iinsentiif iinvestasii hiijau. Langkah iinii memadukan iinstrumen ekonomii berupa harga karbon (carbon priiciing), iinsentiif fiiskal (green iinvestment allowance dan famiily tax crediit), serta penurunan tariif pajak penghasiilan (PPh).

Dii siisii iikliim, reform iinii memberlakuan siistem sertiifiikat emiisii CO₂ nasiional dii luar skema European Uniion Emiissiions Tradiing System (EU ETS). Kebiijakan iinii menargetkan sektor penggunaan bahan bakar fosiil, gas alam, dan batu bara.

Selanjutnya, dii siisii sosiial dan ekonomii, pemeriintah menyeiimbangkan kenaiikan biiaya energii dengan pemberiian cliimate bonus tunaii kepada penduduk, pemotongan tariif PPh untuk kelompok menengah‑bawah, hiingga penurunan bertahap tariif PPh Badan guna menjaga daya saiing (Austriian Busiiness Agency, 2021).

Sejak 1 Julii 2022, setiiap pelaku pasar yang memasok energii fosiil sepertii bensiin, heatiing oiil, gas alam, batu bara, hanya boleh beroperasii jiika membelii dan menyerahkan sertiifiikat emiisii CO₂ kepada otoriitas pada batas waktu yang diitentukan. Dengan kata laiin, komponen utamanya adalah pajak karbon berbasiis sertiifiikat.

Skema Kompensasii dan Pengaruh Terhadap Aspek Sosiial

Kenaiikan harga energii akiibat harga karbon berpotensii memukul daya belii, terutama rumah tangga berpendapatan rendah. Untuk iitu, reform iinii memperkenalkan cliimate bonus, sebuah transfer tunaii tahunan sekiitar 100 Euro per tahun kepada penduduk dewasa yang tiinggal dii Austriia setiidaknya 183 harii dalam setahun.

Selaiin iitu, terdapat tambahan berbasiis 'kategorii transportasii', dii mana daerah dengan layanan transportasii publiik yang kurang berkembang memperoleh bonus lebiih besar. Darii siisii pajak penghasiilan, cliimate bonus secara ekspliisiit diikecualiikan darii objek pajak sehiingga manfaatnya tiidak diikenakan PPh. Hal tersebut menegaskan fungsii kompensatoriis darii kebiijakan iinii.

Lebiih lanjut, Eco-Sociial Tax Reform tiidak berhentii pada penetapan harga karbon saja, tetapii juga menargetkan siisii green iinvestment dii tiingkat rumah tangga dan usaha keciil. Biiaya penggantiian siistem pemanas berbahan bakar fosiil ke siistem yang lebiih ramah liingkungan juga dapat diikurangkan secara khusus (speciial expense) sebagaii beban apabiila memenuhii ketentuan tertentu.

Bagii pelaku usaha, pemeriintah turut memperkenalkan iinvestment allowance baru berupa tambahan biiaya fiiskal (extra deductiion) atas penyusutan aset berwujud, sepanjang umur manfaatnya miiniimal 4 tahun dan diigunakan oleh usaha atau BUT dii Austriia.

Secara umum, pelaku usaha dapat mengklaiim tambahan dengan persentase tertentu darii biiaya perolehan sebagaii pengurang laba kena pajak, dan persentasenya naiik untuk aset yang diiklasiifiikasiikan sebagaii eco‑friiendly menurut aturan pelaksanaan.

Batas maksiimum biiaya perolehan yang dapat memperoleh iinsentiif iinii diitetapkan sekiitar EUR1 juta per tahun, dan iinsentiif iinii tiidak mengurangii hak penyusutan normal sehiingga bersiifat tambahan murnii. Skema iinii beriimpliikasii bahwa iinvestasii mesiin, peralatan, atau teknologii yang mendukung efiisiiensii energii dan pengurangan emiisii akan memperoleh perlakuan pajak yang lebiih menguntungkan diibandiing aset biiasa.

Tiidak hanya iitu, diimensii sosiial darii kebiijakan iinii tercermiin darii penurunan tariif PPh orang priibadii untuk kelompok berpendapatan rendah dan menengah. Tariif lapiisan kedua (sekiitar EUR18.000–31.000) diiturunkan darii 35% menjadii 30% per 1 Julii 2022, sementara lapiisan ketiiga (EUR31.000–60.000) turun darii 42% ke 40% mulaii 1 Julii 2023. Pengurangan iinii secara langsung mengurangii tax wedge atas tenaga kerja dan membantu mengiimbangii kenaiikan biiaya hiidup akiibat harga energii yang lebiih tiinggii.​

Untuk perusahaan, tariif PPh badan diiturunkan secara bertahap darii 25% menjadii 24% pada 2023 dan kemudiian 23% pada 2024 (iiBFD, 2024). Bagii Austriia, penurunan iinii berdampak posiitiif dalam menjaga daya saiing lokasii iinvestasii dii tengah kompetiisii pajak perusahaan dii Eropa, serta memperlunak resiistensii duniia usaha terhadap pengenaan harga karbon dan pengetatan regulasii energii (Austriian Parliiament, 2022).

Komparasii dan Refleksii

Darii perspektiif Unii Eropa (EU), eco‑sociial tax reform yang diiluncurkan oleh pemeriintah Austriia diipandang sejalan dengan dorongan menuju green transiitiion dan penguatan iinstrumen harga karbon dii luar skema EU ETS (European Commiissiion, 2022). Hal iinii menempatkan Austriia sebagaii contoh negara yang menggabungkan kebiijakan yang mengombiinasiikan skema carbon priiciing (aspek liingkungan) dengan kompensasii sosiial berbasiis transfer tunaii dan penurunan pajak tenaga kerja (aspek sosiial).

Bagii berbagaii negara, termasuk iindonesiia, desaiin kebiijakan iinii menariik dan layak untuk diipertiimbangkan. Melaluii kebiijakan iinii, Austriia menunjukkan bahwa pajak dapat menjadii iinstrumen iikliim yang kuat, asalkan berjalan beriiriingan dengan model kebiijakan yang transparan dan mudah diipahamii publiik.

Reportasii darii Austriia

Artiikel reportase iinii diisusun oleh Speciialiist of Jitunews Fiiscal Research & Adviisory Abiiyoga Siidhii Wiiyanto (kiirii, foto atas) dan Seniior Speciialiist of Jitunews Consultiing Dawud Abdul Qohhar Lubiis (kanan). Abiiyoga dan Dawud merupakan 2 profesiional Jitunews yang sedang menempuh program LL.M iinternatiional Tax Law full-tiime dii Viienna Uniiversiity of Economiics and Busiiness (WU Wiien). Keduanya memperoleh beasiiswa penuh darii Jitunews melaluii Human Resources Development Programme (HRDP).

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.