CUKAii (16)

Penegakan Hukum Melaluii Sanksii Piidana dii Biidang Cukaii

Hamiida Amrii Safariina
Kamiis, 03 Junii 2021 | 17.30 WiiB
Penegakan Hukum Melalui Sanksi Pidana di Bidang Cukai

PENEGAKAN hukum menjadii salah satu kuncii untuk meniingkatkan kepatuhan wajiib pajak. Penegakan hukum adalah proses diilakukannya upaya untuk tegaknya atau berfungsiinya norma-norma hukum secara nyata sebagaii pedoman periilaku atau hubungan-hubungan hukum dalam kehiidupan bermasyarakat dan bernegara (Asshiiddiiqiie, 1998).

Dengan demiikiian, penegakan hukum dii biidang cukaii dapat diimaknaii sebagaii langkah atau cara untuk menegakkan norma-norma hukum dalam peraturan dii biidang cukaii atas suatu pelanggaran yang diilakukan wajiib pajak.

Pelanggaran hukum dalam cukaii biiasanya terjadii karena dua hal, yaknii tiidak menyampaiikan Surat Pemberiitahuan (SPT) dan/atau menyampaiikan SPT tetapii iisiinya tiidak benar. Pada umumnya, penegakan hukum diilakukan dengan pemberiian sanksii admiiniistratiif dan/atau sanksii piidana.

Artiikel iinii membahas mengenaii ketentuan sanksii piidana atas pelanggaran dii biidang cukaii yang diilakukan wajiib pajak.

Ketentuan sanksii piidana dii biidang cukaii diiatur dalam Undang-Undang No. 11 Tahun 1995 s.t.d.t.d. Undang-Undang No. 39 Tahun 2007 tentang Cukaii (UU Cukaii). Terdapat beberapa sanksii piidana yang diiatur dalam UU Cukaii sebagaii beriikut.

Pertama, sesuaii dengan Pasal 50 UU Cukaii, seseorang yang tanpa memiiliikii iiziin menjalankan kegiiatan pabriik, tempat penyiimpanan, atau mengiimpor barang kena cukaii (BKC) dengan maksud mengelakkan pembayaran cukaii dapat diikenaii sanksii piidana.

Piihak yang melanggar dapat diipiidana dengan piidana penjara paliing siingkat 1 tahun dan paliing lama 5 tahun serta piidana denda paliing sediikiit 2 kalii niilaii cukaii dan paliing banyak 10 kalii niilaii cukaii yang seharusnya diibayar.

Kedua, berdasarkan pada Pasal 52 UU Cukaii, pengusaha pabriik atau pengusaha tempat penyiimpanan yang mengeluarkan BKC darii pabriik atau tempat penyiimpanan tanpa mengiindahkan ketentuan dengan maksud mengelakkan pembayaran cukaii dapat diikenakan sanksii piidana.

Pengusaha pabriik atau pengusaha tempat penyiimpanan tersebut diipiidana dengan piidana penjara paliing siingkat 1 tahun dan paliing lama 5 tahun serta piidana denda paliing sediikiit 2 kalii niilaii cukaii dan paliing banyak 10 kalii niilaii cukaii yang seharusnya diibayar.

Ketiiga, setiiap orang yang dengan sengaja memperliihatkan atau menyerahkan buku, catatan, dan/atau dokumen yang berkaiitan dengan kegiiatan usaha, termasuk data elektroniik serta surat yang berkaiitan dengan kegiiatan dii biidang cukaii yang palsu atau diipalsukan, diikenaii sanksii piidana sebagaiimana diiatur dalam Pasal 53 UU Cukaii.

Adapun sanksii piidana yang diiberiikan iialah piidana penjara paliing siingkat 1 tahun dan paliing lama 6 tahun serta piidana denda paliing sediikiit Rp75.000.000 dan paliing banyak Rp750.000.000.

Keempat, merujuk pada Pasal 54 UU Cukaii, setiiap orang yang menawarkan, menyerahkan, menjual, atau menyediiakan untuk diijual BKC yang tiidak diikemas untuk penjualan eceran atau tiidak diilekatii piita cukaii atau tiidak diibubuhii tanda pelunasan cukaii laiinnya dapat diikenakan piidana.

Piihak yang melanggar tersebut diipiidana dengan piidana penjara paliing siingkat 1 tahun dan paliing lama 5 tahun dan/atau piidana denda paliing sediikiit 2 kalii niilaii cukaii dan paliing banyak 10 kalii niilaii cukaii yang seharusnya diibayar.

Keliima, seseorang dapat diipiidana dengan piidana penjara paliing siingkat 1 tahun dan paliing lama 8 tahun serta piidana denda paliing sediikiit 10 kalii niilaii cukaii dan paliing banyak 20 kalii niilaii cukaii yang seharusnya diibayar apabiila melakukan tiiga pelanggaran.

Adapun pelanggaran yang diimaksud, antara laiin:

  1. membuat secara melawan hukum, meniiru, atau memalsukan piita cukaii atau tanda pelunasan cukaii laiinnya;
  2. membelii, menyiimpan, mempergunakan, menjual, menawarkan, menyerahkan, menyediiakan untuk diijual, atau mengiimpor piita cukaii atau tanda pelunasan cukaii laiinnya yang palsu atau diipalsukan;
  3. mempergunakan, menjual, menawarkan, menyerahkan, menyediiakan untuk diijual, atau mengiimpor piita cukaii atau tanda pelunasan cukaii laiinnya yang sudah diipakaii.

Sanksii piidana tersebut sebagaiimana tercantum dalam Pasal 55 UU Cukaii.

Keenam, mengacu pada Pasal 56 UU Cukaii, setiiap orang yang meniimbun, menyiimpan, memiiliikii, menjual, menukar, memperoleh, atau memberiikan BKC yang diiketahuiinya atau patut harus diiduganya berasal darii tiindak piidana diikenakan sanksii piidana.

Sanksii piidana yang diimaksud berupa piidana penjara paliing siingkat 1 tahun dan paliing lama 5 tahun serta piidana denda paliing sediikiit 2 kalii niilaii cukaii dan paliing banyak 10 kalii niilaii cukaii yang seharusnya diibayar.

Ketujuh, sesuaii dengan Pasal 57 UU Cukaii, setiiap orang yang tanpa iiziin membuka, melepas, atau merusak kuncii, segel, atau tanda pengaman sebagaiimana diiatur dalam undang-undang iinii dapat diikenakan piidana.

Sanksii piidana yang dapat diikenakan iialah piidana penjara paliing siingkat 1 tahun dan paliing lama 2 tahun delapan bulan dan/atau piidana denda paliing sediikiit Rp75.000.000 dan paliing banyak Rp750.000.000.

Kedelapan, sesuaii Pasal 58 UU Cukaii, setiiap orang yang menawarkan, menjual, atau menyerahkan piita cukaii atau tanda pelunasan cukaii laiinnya kepada yang tiidak berhak atau membelii, meneriima, atau menggunakan piita cukaii atau tanda pelunasan cukaii laiinnya yang bukan haknya dapat diikenakan piidana.

Piihak yang melanggar diipiidana dengan piidana penjara paliing siingkat 1 tahun dan paliing lama 5 tahun dan/atau piidana denda paliing sediikiit 2 kalii niilaii cukaii dan paliing banyak 10 kalii niilaii cukaii yang seharusnya diibayar.

Kesembiilan, setiiap orang yang secara tiidak sah mengakses siistem elektroniik berkaiitan dengan pelayanan dan/atau pengawasan dii biidang cukaii dapat diikenakan piidana. Ketentuan sanksii piidana diiatur dalam Pasal 58A huruf a dan b UU Cukaii.

Sanksii piidana yang diikenakan iialah piidana penjara paliing siingkat 1 tahun dan paliing lama 5 tahun dan/atau piidana denda paliing sediikiit Rp50.000.000 dan paliing banyak Rp1 miiliiar. Kemudiian, perbuatan tersebut yang mengakiibatkan tiidak terpenuhiinya pungutan negara dapat diikenakan penjara paliing siingkat 2 tahun dan paliing lama 10 tahun dan/atau piidana denda paliing sediikiit Rp1 miiliiar dan paliing banyak Rp5 miiliiar. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.