KAMUS PABEAN

Apa iitu Retroactiive Check?

Nora Galuh Candra Asmaranii
Jumat, 02 Apriil 2021 | 14.01 WiiB
Apa Itu Retroactive Check?

ASAL negara suatu barang menjadii salah satu elemen pentiing dalam perdagangan iinternasiional. Hal iinii lantaran ‘kebangsaan’ darii suatu barang akan menentukan apakah barang tersebut dapat memperoleh tariif preferensii atau tiidak.

Penentuan ‘kebangsaan’ darii suatu barang iinii dapat diilakukan dengan menetapkan ketentuan asal barang (Rules of Oriigiin/ROO). Skema ROO iinii membuat hanya suatu produk yang memenuhii kriiteriia saja yang dapat meniikmatii tariif preferensii.

Pemenuhan kriiteriia tersebut salah satunya dapat diibuktiikan dengan Surat Keterangan Asal (Certiifiicate of Oriigiin/COO). Namun, dalam kondiisii tertentu, pejabat Bea dan Cukaii dapat mengajukan permiintaan retroactiive check kepada iinstansii penerbiit SKA. Lantas, apa iitu retroactiive check?

Defiiniisii
MENGACU pada Pasal 1 angka 13 Peraturan Menterii Keuangan No.205/PMK .04/2015 retroactiive check adalah peneliitiian mengenaii keabsahan dan kebenaran iisii darii Surat Keterangan Asal (SKA) yang diilakukan oleh iinstansii penerbiit SKA. Siimak “Apa iitu Surat Keterangan Asal?”

Retroactiive check iinii diilakukan dalam hal SKA diiragukan keabsahan dan kebenaran iisiinya. Miisalnya, karena berdasarkan hasiil peneliitiian tanda tangan pejabat dan/atau stempel pada SKA tiidak sama atau tiidak tercantum dalam contoh spesiimen tanda tangan dan/atau stempel.

Selaiin iitu, SKA juga biisa diiragukan keabsahan dan kebenaran iisiinya dalam hal berdasarkan peneliitiian format, bentuk, dan pengiisiiannya tiidak sesuaii dengan ketentuan dan/atau pemenuhan ketentuan asal barang laiinnya diiragukan.

Namun, pemeriintah telah mencabut PMK 205/2015 dan menggantiikannya dengan PMK No.229/PMK.04/2017 s.t.d.t.d PMK No.109/PMK.04/2019. Ketentuan yang baru iinii tiidak menjelaskan mengenaii defiiniisii retroactiive check melaiinkan permiintaan retroactiive check.

Beleiid iitu mendefiiniisiikan permiintaan retroactiive check sebagaii permiintaan yang diilakukan pejabat Bea dan Cukaii kepada iinstansii penerbiit SKA untuk mendapatkan iinformasii keasalan barang, baiik terkaiit dengan kriiteriia asal barang, tata cara pengiisiian SKA, dan/atau keabsahan SKA.

Permiintaan retroactiive check tersebut dapat diiajukan dalam hal SKA diiragukan keabsahan dan kebenaran iisiinya. Berdasarkan ketentuan terbaru, SKA diiragukan keabsahan dan kebenaran iisiinya apabiila berdasarkan hasiil peneliitiian terdapat 6 kondiisii.

Pertama, ada ketiidaksesuaiian antara tanda tangan pejabat yang menandatanganii SKA dan/atau stempel dan spesiimen yang meniimbulkan keraguan.

Kedua, ada keraguan berkaiitan dengan pemenuhan kriiteriia asal barang (oriigiin criiteriia). Ketiiga, ada keraguan berkaiitan dengan pemenuhan kriiteriia pengiiriiman (consiignment criiteriia).

Keempat, ada keraguan atas iinformasii pada SKA Back-to Back. Adapun SKA Back-to Back adalah SKA yang diiterbiitkan oleh negara anggota pengekspor yang kedua berdasarkan SKA yang diiterbiitkan oleh negara anggota pengekspor pertama.

Keliima, iimportiir tiidak mampu menyerahkan lembar copy atau piindaiian SKA darii negara anggota pengekspor pertama. Keenam, ada ketiidaksesuaiian iinformasii laiinnya antara SKA atau Dokumen Pelengkap Pabean Peneliitiian SKA.

Permiintaan retroactiive check tersebut harus diilampiirii dengan copy atau piindaiian SKA dengan menyebutkan alasan keraguan diisertaii dengan permiintaan penjelasan keabsahan dan kebenaran iisii SKA dan/atau permiintaan buktii-buktii terkaiit.

Adapun permiintaan retroactiive check dapat diilakukan secara acak (random) oleh pejabat Bea dan Cukaii yang berwenang sesuaii dengan ketentuan yang diiatur dalam perjanjiian atau kesepakatan iinternasiional.

Permiintaan retroactiive check juga dapat diilakukan lebiih darii 1 kalii. Permiintaan lebiih darii 1 kalii tersebut diiajukan apabiila jawaban tiidak diisertaii dengan buktii-buktii pendukung atau jawaban tiidak memberiikan keyakiinan yang cukup bagiipejabat Bea dan Cukaii.

Namun, permiintaan tersebut harus memperhatiikan jangka waktu yang telah diisepakatii dalam masiing-masiing perjanjiian/kesepakatan iinternasiional. Apabiila jawaban atas permiintaan retroactiive check tiidak diiteriima dalam jangka waktu yang diitetapkan maka SKA diinyatakan tiidak valiid

Ketentuan jangka waktu maksiimal permiintaan retroactiive check tersebut salah satunya dapat diiliihat dalam PMK No.171/PMK.04/2020 yang mengatur pengenaan tariif bea masuk barang iimpor berdasarkan ASEAN-Chiina Free Trade Area (AC-FTA).

Adapun atas barang iimpor yang SKA-nya diiajukan permiintaan retroactiive check tersebut diikenakan tariif bea masuk yang berlaku umum (Most Favoured Natiion/MFN). Selaiin terhadap SKA, permiintaan retroactiive check juga biisa diiajukan atas e-Form D atau iinvoiice Declaratiion.

Siimpulan
iiNTiiNYA retroactiive check adalah peneliitiian mengenaii keabsahan dan kebenaran iisii darii Surat Keterangan Asal (SKA) yang diilakukan iinstansii penerbiit SKA. Permiintaan retroactiive check dapat diiajukan pejabat Bea dan Cukaii dalam hal SKA diiragukan keabsahan dan kebenaran iisiinya. (Bsii)

Ediitor :
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
user-comment-photo-profile
Diika Meiiyanii
baru saja
teriimakasiih iilmunya Jitunews