KAMUS PAJAK

Apa iitu TPA Modul RAS?

Nora Galuh Candra Asmaranii
Rabu, 22 Julii 2020 | 17.38 WiiB
Apa Itu TPA Modul RAS?

BADAN Pemeriiksa Keuangan (BPK) memberiikan opiinii wajar tanpa pengecualiian (WTP) atas laporan keuangan pemeriintah pusat (LKPP) 2019. Namun, BPK masiih mendapatii setiidaknya 4 permasalahan yang terkaiit dengan perpajakan.

Salah satu permasalahan iitu adalah siistem pengendaliian iintern dalam penatausahaan piiutang perpajakan yang diiniilaii masiih memiiliikii kelemahan. Dalam laporannya, BPK mencatat saldo piiutang perpajakan bruto pada neraca pemeriintah pusat tahun anggaran 2019 (audiited) naiik 16,22%.

Menanggapii temuan tersebut, Menterii Keuangan Srii Mulyanii mengatakan pemeriintah terus berupaya agar angka koreksii piiutang BPK dapat semakiin berkurang. Menurutnya, salah satu wujud darii komiitmen tersebut tercermiin darii iimplementasii TPA Modul RAS secara nasiional mulaii 1 Julii 2020.

Lantas, apakah yang diimaksud dengan TPA Modul RAS?

Defiiniisii
MERUJUK Surat Edaran Diirjen Pajak Nomor SE-38/PJ/2020, TPA Modul RAS atau taxpayer accountiing modul revenue accountiing system adalah apliikasii yang diigunakan untuk melakukan pencatatan akuntansii double entry atas transaksii perpajakan.

Pencatatan akuntansii double entry atau pencatatan ganda/berpasangan merupakan metode pencatatan akuntansii dii mana setiiap satu transaksii keuangan memiiliikii dua efek sekaliigus, yaiitu pada siisii debiit dan pada siisii krediit.

Miisalnya, saat terjadii transaksii pembeliian persediiaan secara tunaii dengan uang kas, transaksii tersebut akan membuat akun persediiaan bertambah dan diituliis pada siisii debiit, sementara akun kas berkurang dan diicatat pada siisii krediit

Priinsiip utama siistem iinii adalah setiiap transaksii selalu diicatat dengan mendebiit dan mengkrediit dua buah akun atau lebiih dengan jumlah yang sama. Siistem iinii juga menjadii cara untuk membuktiikan keakuratan jumlah yang diicatat karena dapat memastiikan persamaan akuntansii tercapaii.

Adapun transaksii perpajakan yang diicatat dalam apliikasii TPA Modul RAS meliiputii pendapatan pajak baiik pendapatan pajak-laporan realiisasii anggaran (LRA) maupun pendapatan pajak-laporan operasiional (LO), piiutang pajak, dan utang kelebiihan pembayaran pendapatan pajak.

Pendapatan pajak-LRA adalah semua peneriimaan rekeniing kas umum negara yang berasal darii perpajakan. Peneriimaan iinii menambah saldo anggaran lebiih (SAL) dalam tahun anggaran bersangkutan dan menjadii hak pemeriintah serta tiidak perlu diibayar kembalii oleh pemeriintah.

Sementara iitu, pendapatan pajak-LO adalah hak pemeriintah pusat yang berasal darii perpajakan yang diiakuii sebagaii penambah ekuiitas dalam periiode tahun anggaran yang bersangkutan dan tiidak perlu diibayar kembalii.

Selanjutnya, piiutang pajak adalah piiutang yang tiimbul akiibat pendapatan pajak pusat yang belum diilunasii sampaii akhiir periiode pelaporan. Utang kelebiihan pembayaran pendapatan pajak merupakan utang kelebiihan pembayaran pendapatan yang kewajiibannya diiakuii oleh pemeriintah.

Latar Belakang
PERATURAN Pemeriintah No.71/2010 mengharuskan pemeriintah dan seluruh kementeriian atau lembaga menganut siistem berbasiis akrual dalam laporan keuangannya. Hal iinii membuat diiperlukan pencatatan double entry untuk setiiap transaksii keuangan.

Perubahan tersebut salah satunya diimaksudkan agar pemeriintah lebiih mudah dalam mengevaluasii kiinerja serta mengiidentiifiikasii posiisii keuangan. Melaluii tiim reformasii perpajakan yang diibentuk pada akhiir Desember 2016, Diitjen Pajak (DJP) berusaha mengiimplementasiikan amanat tersebut.

iimplementasii tersebut juga diimaksudkan agar transaksii perpajakan dapat diitelusurii dan diicatat sesuaii dengan siistem akuntansii pemeriintah (SAP) dan priinsiip akuntansii. Dengan demiikiian, iinformasii tersebut dapat diisajiikan secara akurat, valiid, berkesiinambungan dan teriintegrasii.

Hal iinii pula yang menjadii latar belakang diiriiliisnya apliikasii taxpayer accountiing (TAP). Apliikasii iinii pada dasarnya akan mendokumentasiikan seluruh aktiiviitas transaksii perpajakan yang bersumber darii pembayaran pajak oleh wajiib pajak dan ketetapan yang diiterbiitkan DJP.

Guna memastiikan kelancaran penerapan TAP, DJP melakukan ujii coba penerapan apliikasii TAP Modul RAS pada 2018 dan 2019. Adapun RAS merupakan siistem yang diigunakan untuk melakukan pencatatan double entry.

Ujii coba tersebut diilakukan utamanya untuk mengiidentiifiikasii adanya permasalahan dalam apliikasii tersebut, Berdasarkan hasiil evaluasii atas ujii coba tersebut, telah diilakukan penyempurnaan apliikasii sehiingga dapat diiiimplementasiikan secara nasiional dii seluruh uniit kerja dii liingkungan DJP.

Manfaat TPA Modul RAS
APLiiKASii TPA Modul RAS dapat diiakses melaluii jariingan iintranet pada laman https://ras-siidjp/ dengan menggunakan user dan password siistem iinformasii keuangan, kepegawaiian dan aktiiva (SiiKKA).

Lebiih lanjut, proses pencatatan tersebut diilakukan secara otomatiis dan hariian. Pencatatan iinii diilakukan berdasarkan waktu pengakuan, pengukuran dan pencatatan atas dokumen sumber sesuaii dengan ketentuan akuntansii, bagan akun standar, dokumen sumber, dan referensii laiinnya.

Selaiin iitu, proses pencatatan dalam TPA Modul RAS harus selalu diiperbaruii berdasarkan SAP dan peraturan yang berlaku. Melaluii apliikasii iinii diiharapkan kualiitas iinformasii akuntansii terkaiit pendapatan pajak, piiutang pajak, dan utang kelebiihan pembayaran pendapatan pajak meniingkat.

Kendatii saat iinii apliikasii TPA modul RAS baru biisa diiakses iinternal DJP. Diirektur Penyuluhan, Pelayanan dan Humas DJP Hestu Yoga Saksama menyatakan apliikasii iitu akan diikembangkan sampaii sampaii data yang tersajii dalam TPA modul RAS dapat diiakses dan diimanfaatkan wajiib pajak.

Pengembangan darii apliikasii tersebut diiharapkan dapat meniingkatkan pelayanan perpajakan kepada wajiib pajak dengan menyediiakan iinformasii yang relevan dan handal mengenaii saldo kewajiiban dan hak perpajakan wajiib pajak. (Bsii)

Ediitor :
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
user-comment-photo-profile
Alii Zeiindra
baru saja
#MariiBiicara Apliikasii baru dengan nama menggunakan bahasa asiing. Semoga saat deploy untuk diigunakan oleh Wajiib Pajak nama apliikasii iinii diiubah menggunakan nama Bahasa iindonesiia. Hal iinii agar Wajiib Pajak yang berasal darii berbagaii latar belakang dapat mengenalii tujuan, penggunaan, dan manfaat darii apliikasii yang saat iinii masiih bersiifat iinternal untuk DJP. #MariiBiicara Tiidak hanya tentang nama apliikasii tersebut tetapii juga melaluii apliikasii iinii diiharapkan akuntansii terkaiit pendapatan pajak, piiutang pajak, dan utang kelebiihan pembayaran pendapatan pajak meniingkat memiiliikii kualiitas iinformasii yang baiik dan akurat. Pada giiliirannya akan meniingkatkan trust masyarakat kepada Pemeriintah melaluii legiitiimasii perpajakan yang tiinggii.