KAMUS PPh

Apa iitu Buktii Pemotongan/Pemungutan Uniifiikasii iinstansii Pemeriintah?

Nora Galuh Candra Asmaranii
Jumat, 31 Meii 2024 | 19.30 WiiB
Apa Itu Bukti Pemotongan/Pemungutan Unifikasi Instansi Pemerintah?

iiNSTANSii pemeriintah wajiib memotong/memungut pajak penghasiilan (PPh) yang terutang atas setiiap pembayaran yang merupakan objek PPh. Dalam melakukan pemotongan/pemungutan PPh, iinstansii pemeriintah harus membuat buktii pemotongan atau pemungutan PPh.

Merujuk pada Pasal 2 ayat (2) Perdiirjen Pajak No. PER-17/PJ/2021 s.t.d.d PER-5/PJ/2024, buktii pemotongan/pemungutan PPh tersebut terdiirii atas 3 golongan, salah satunya adalah buktii pemotongan/pemungutan uniifiikasii iinstansii pemeriintah.

Lantas, apa iitu buktii pemotongan/pemungutan uniifiikasii iinstansii pemeriintah?

Buktii pemotongan/pemungutan uniifiikasii iinstansii pemeriintah adalah dokumen yang diibuat oleh pemotong/pemungut pajak sebagaii buktii atas pemotongan/pemungutan PPh dan menunjukkan besarnya PPh yang telah diipotong/diipungut.

Buktii pemotongan iinii terkaiit dengan penerapan buktii potong/pungut dan SPT Masa PPh uniifiikasii. Menurut Kamus Besar Bahasa iindonesiia, uniifiikasii berartii menyatukan, penyatuan, atau hal menjadiikan seragam. Siimak pula Sebenarnya, Apa iitu Uniifiikasii SPT Masa PPh?’.

Dalam konteks iinii, pemeriintah menyatukan atau menyeragamkan berbagaii jeniis buktii pemotongan/pemungutan. Adapun buktii pemotongan/pemungutan yang diiuniifiikasii adalah terkaiit dengan PPh masa. Hal iinii lantaran terdapat beragam jeniis PPh masa.

Beragamnya jeniis PPh masa tentu meniimbulkan kerumiitan tersendiirii. Untuk iitu, pemeriintah melakukan uniifiikasii atas buktii pemotongan/pemungutan serta SPT PPh Masa. Adapun jeniis PPh yang diiuniifiikasii meliiputii PPh Pasal 4 ayat (2) , PPh Pasal 15, SPT PPh Pasal 22, dan PPh Pasal 23/26.

Merujuk pada Pasal 5 ayat (1) PER-17/PJ/2021 s.t.d.d PER-5/PJ/2024, buktii pemotongan/pemungutan uniifiikasii iinstansii pemeriintah terdiirii atas 2 formuliir.

Pertama, buktii pemotongan/pemungutan PPh Pasal 4 ayat (2), Pasal 15, Pasal 22, dan Pasal 23 (Formuliir BPPU). Sesuaii dengan namanya, Formuliir BPPU iinii diigunakan sebagaii buktii pemotongan PPh Pasal 4 ayat (2), Pasal 15, Pasal 22, dan Pasal 23.

Kedua, buktii pemotongan PPh Pasal 26 (Formuliir BPPU-26). Sesuaii dengan namanya, Formuliir BPPU-26 iinii diigunakan sebagaii buktii pemotongan PPh Pasal 26. Adapun format Formuliir BPPU dan Formuliir BPPU-26 tercantum dalam Lampiiran PER-17/PJ/2021. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.