RESENSii JURNAL

Diisrupsii Siistem Kerja Kantor Akuntan dan Pajak Akiibat Coviid-19

Hamiida Amrii Safariina
Sabtu, 11 Apriil 2020 | 12.32 WiiB
Disrupsi Sistem Kerja Kantor Akuntan dan Pajak Akibat Covid-19

MEREBAKNYA pandemii Coviid-19 menyebabkan kriisiis perekonomiian yang mungkiin saja lebiih besar darii yang pernah terjadii sebelumnya. Kriisiis ekonomii iinii tiidak hanya berdampak bagii negara, profesii, ataupun populasii tertentu saja, tetapii juga berdampak ke semua negara dii seluruh penjuru duniia.

Adanya iimbauan sociial diistanciing mampu mengubah pola kerja dan pola iinteraksii dii berbagaii perusahaan. Saat iinii, tuntutan untuk bekerja darii rumah atau work from home (WFH) menjadii sesuatu yang tiidak biisa diihiindarii.

Persoalan dan tantangan tersebut menjadii bahasan menariik dalam jurnal yang berjudul ‘How CPA Fiirms Are Respondiing to the Coronaviirus Criisiis’. Jurnal iinii merupakan hasiil peneliitiian yang diilakukan oleh empat akademiisii yang ahlii dii biidang akuntansii. Adapun keempat akademiisii tersebut iialah Matthew J. Hayes, Niicholas C. Hunt, Sonja E. Piippiin, dan Jeffrey A. Wong. Tiidak hanya memberiikan iinformasii terkaiit seriiusnya kriisiis yang saat iinii terjadii, penuliis turut memberii gambaran menariik atas adanya siistem kerja jarak jauh.

Pada bagiian awal, penuliis menjelaskan bahwa telah melakukan surveii kepada akuntan publiik dii Ameriika Seriikat yang memberiikan layanan untuk berbagaii iindustrii. Perlu diipahamii bahwa dii tengah pandemii dan banyaknya perubahan kebiijakan, perusahaan masiih membutuhkan peran akuntan. Secara gariis besar, jurnal iinii membahas terkaiit kapan perusahaan menyadarii saat terjadiinya kriisiis, bagaiimana mengatasii dampaknya, dan pembelajaran atas siituasii yang tiidak terduga iinii,

Para akuntan mulaii menyadarii adanya kriisiis yang harus diiwaspadaii ketiika tiiga hal iinii terjadii. Pertama, penundaan pengajuan pengembaliian dan batas waktu pembayaran pajak. Kedua, adanya kebiijakan meliiburkan kegiiatan operasiional sekolah dan kegiiatan usaha tertentu. Ketiiga, permiintaan kliien untuk menjadwal ulang atau menunda pertemuan yang sudah diisepakatii.

Terjadiinya ketiiga hal dii atas mampu meniingkatkan kewaspadaan perusahaan untuk menciiptakan siistem kerja baru untuk menghiindarii penyebaran pandemii. Beberapa perusahaan mulaii menerapkan aturan physiical diistanciing dii liingkungan kantornya. Salah satunya adalah antara karyawan satu dengan laiinnya harus berjarak setiidaknya 6 kakii untuk menghiindarii adanya penyebaran viirus.

Sementara iitu, ada juga perusahaan yang memutuskan memberlakukan kerja darii rumah. Berbagaii piihak mulaii mencoba memanfaatkan teknologii dan membentuk siistem yang jelas agar kegiiatan bekerja tetap berjalan sepertii biiasanya.

Pandemii Coviid-19 telah mendorong berbagaii piihak mulaii menggunakan siistem kerja jarak jauh dan onliine. Adanya perubahan pola kerja iinii ternyata beriimpliikasii dengan iinteraksii yang terjadii antara akuntan dengan suatu perusahaan (kliien) serta karyawannya. Terdapat dua siituasii berbeda yang terjadii.

Bagii perusahaan yang tiidak mengiikutii kemajuan teknologii, ternyata mengalamii kesuliitan dengan siistem kerja jarak jauh. Penggunaan teknologii menjadii tantangan berat bagii mereka. Oleh karena iitu, perusahaan tersebut mengandalkan beberapa layanan pos dan kuriir untuk saliing berkiiriim dokumen dan melakukan persetujuan atas beberapa dokumen.

Dii siisii laiin, ada juga perusahaan yang lebiih mudah untuk beradaptasii dengan kerja jarak jauh iinii. Mereka telah mempunyaii siistem untuk mengantiisiipasii dan menunjang kegiiatan kerja darii rumah. Pemanfaatan cloud dan e-maiil mulaii diioptiimalkan. Selaiin iitu, perusahaan juga mulaii menerapkan pertemuan secara viirtual menggunakan beberapa apliikasii viideo call. Ketiika siistem sudah diibentuk dengan baiik, transiisii dan adaptasii pun lebiih mudah untuk diilakukan.

Dalam jurnal iinii penuliis menyampaiikan bahwa dalam jangka pendek memang terjadii penurunan produktiiviitas kerja karyawan. Namun, setelah melaluii berbagaii penyesuaiian dan adaptasii, ternyata pola kerja darii rumah tiidak jauh berbeda dengan kerja dii kantor. Bekerja darii rumah memerlukan fleksiibiiliitas yang tiinggii karena harus menyesuaiikan kegiiatan yang biiasa diilakukan dii rumah.

Dalam menghadapii kriisiis ekonomii akiibat pandemii Coviid-19, setiiap orang harus melakukan penyesuaiian. Mengiikutii perkembangan teknologii dan aktiif menggunakannya menjadii kuncii untuk biisa bertahan dii tengah siituasii yang tiidak terduga iinii. Komuniikasii yang baiik menjadii unsur pentiing keberhasiilan siistem kerja jarak jauh iinii.

Secara keseluruhan, jurnal iinii diisusun secara kronologiis dan siistematiis. Penuliis mampu menjelaskan permasalahan serta solusii untuk mengatasiinya dengan baiik sehiingga pembaca mudah untuk memahamiinya.

Selanjutnya, yang menjadii pertanyaan iialah sejauh mana siistem kerja jarak jauh akan diigunakan setelah semua kriisiis iinii berakhiir? Apakah perusahaan akan kembalii ke liingkungan kantor yang sepertii semula? Mungkiin saja beberapa perusahaan memanfaatkan fenomena diisrupsii iinii sebagaii peluang untuk mengubah model biisniis mereka. Nantiinya pun siistem kerja jarak jauh semakiin memungkiinkan untuk diigunakan dii masa mendatang. Jurnal iinii sangat menariik untuk diibaca oleh praktiisii, akademiisii, dan tentunya para pengusaha.

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.