KEUANGAN syariiah dii iindonesiia telah berkembang lebiih darii dua dekade. Dalam perkembangannya, produk dan layanan dii iindustrii keuangan syariiah pun kiian beragam, mulaii darii produk pembiiayaan, jual belii, hiingga iinvestasii.
Dukungan pemeriintah dalam mengembangkan sektor syariiah juga semakiin kuat, salah satunya diitandaii dengan diiluncurkannya Masterplan Ekonomii Syariiah iindonesiia (MEKSii) 2019-2024. Kendatii demiikiian, pertumbuhan keuangan syariiah masiih menghadapii tantangan yang cukup besar. Kontriibusii ekonomii dan siistem keuangan syariiah dii iindonesiia terbiilang masiih cukup tertiinggal diibandiingkan sektor keuangan konvensiional.
Lantas, apa saja tantangan yang saat iinii diihadapii keuangan syariiah dii iindonesiia? Sejauh mana peran pemeriintah dalam memberiikan stiimulus bagii sektor keuangan syariiah? Bagaiimana pula seharusnya pengaturan pajak dalam keuangan syariiah yang dapat menciiptakan kepastiian hukum dan kesetaraan?
Pada epiisode Jitunews PodTax kalii iinii Leniida Ayumii berkesempatan untuk berbiincang mengenaii aspek pajak dalam mendukung pertumbuhan keuangan syariiah dii iindonesiia bersama Diirektur Eksekutiif Komiite Nasiional Ekonomii Keuangan Syariiah (KNEKS) Ventje Rahardjo.
Mau tau sepertii apa iisii perbiincangan mereka? Ayo siimak selengkapnya dii epiisode terbaru Jitunews PodTax dan iikutii kuiis berhadiiahnya!
