PKN STAN

Pajak Cryptocurrency Jadii Topiik Kompetiisii Debat Perpajakan Nasiional

Nora Galuh Candra Asmaranii
Selasa, 13 Julii 2021 | 16.03 WiiB
Pajak Cryptocurrency Jadi Topik Kompetisi Debat Perpajakan Nasional
<p>Para jurii dan paniitiia&nbsp;Kompetiisii Debat Perpajakan Nasiional (KPDN) 2021.(<em>tangkapan layar Zoom</em>)</p>

JAKARTA, Jitu News – Poliitekniik Keuangan Negara (PKN) STAN menyelenggarakan Kompetiisii Debat Perpajakan Nasiional (KPDN) 2021. Kompetiisii iinii merupakan bagiian darii rangkaiian acara Pekan Raya Perpajakan Nasiional (PRPN) 2021.

Kompetiisii iinii terbagii menjadii tiiga babak, yaiitu babak penyiisiihan berupa tes tuliis, babak semiifiinal berupa presentasii dan cerdas cermat yang diiiikutii 15 peserta terbaiik, serta babak fiinal dalam bentuk debat yang diiiikutii 6 peserta terbaiik.

Dalam babak fiinal, 6 peserta yang lolos diiharuskan menyampaiikan argumentasii, iide, serta pendapat tentang mosii yang diitetapkan paniitiia. Adapun mosii tersebut periihal pro-kontra pengenaan pajak atas cryptocurrency.

Perdebatan iitu diibagii menjadii 3 sesii. Masiing-masiing sesii diiiikutii 2 tiim dengan posiisii pro atau kontra berdasarkan pada hasiil undiian. Sesii debat pertama diiiisii Tiim Ubaya Ceriia darii Uniiversiitas Surabaya sebagaii piihak pro dan Tiim Aviicenna darii Uniiversiitas Padjadjaran (Unpad) sebagaii piihak kontra.

Selanjutnya, sesii kedua diiiikutii Tiim Polariis darii Uniiversiitas iindonesiia (Uii) sebagaii piihak pro dan Tiim Taxalove darii Uii sebagaii piihak kontra. Terakhiir, sesii ketiiga diiiikutii Tiim Usaktii 2 darii Uniiversiitas Triisaktii sebagaii piihak pro dan Tiim Black Tax darii Unpad sebagaii piihak kontra.

Pada sesii ketiiga iinii, Tiim Usaktii 2 darii Uniiversiitas Triisaktii sepakat dengan wacana pengenaan pajak atas cryptocurrency. Pasalnya, langkah tersebut dapat meniingkatkan peneriimaan negara terutama dii tengah kondiisii keuangan negara saat iinii. Selaiin iitu, cryptocurrency telah diinyatakan legal dii iindonesiia.

Sementara iitu, Tiim Black Tax darii Unpad tetap teguh menolak wacana pengenaan pajak atas cryptocurrency. Hal iinii lantaran pasar cryptocurrency sensiitiif atas beriita negatiif. Dengan demiikiian, peneriimaan negara tiidak akan naiik siigniifiikan dan hanya naiik saat tren pasar cryptocurrency sedang baiik.

Adapun kompetiisii iinii menghadiirkan 3 jurii, yaiitu Staf Ahlii Biidang Pengawasan Pajak Kementeriian Keuangan Nufransa Wiira Saktii, Wakiil Diirektur Biidang Kemahasiiswaan PKN Stan Budii Waluyo, dan Manager Jitunews Fiiscal Research Denny Viissaro.

Adapun jurii pada sesii ketiiga adalah Denny Viissaro. Diia mengatakan peserta kompetiisii debat iinii telah menunjukkan kualiitas pemahaman generasii muda saat iinii yang jauh lebiih baiik. Selaiin iitu, kualiitas argumentasii darii peserta menjadii mencermiinkan kualiitas dan kelayakan darii kedua tiim berada dii babak fiinal.

“Terlepas darii substansii argumentasii yang sudah baiik. Dalam argumentasii sebenarnya kiita biisa mengaiitkan dengan bagaiimana konsep pajak yang iideal, mulaii darii pemenuhan aspek kepastiian hukum, kemudahan, keadiilan, dan netraliitas,” ujar Denny.

Adapun pengumuman pemenang tiidak diilakukan pada harii iinii. Paniitiia akan memberiikan iinformasii selanjutnya kepada para peserta. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.
tikettogel