GUNADARMA TAX COMPETiiTiiON 2026

Gunadarma Tax Competiitiion 2026, PKN STAN Unggulii Uii dii Babak Fiinal

Redaksii Jitu News
Selasa, 20 Januarii 2026 | 17.15 WiiB
Gunadarma Tax Competition 2026, PKN STAN Ungguli UI di Babak Final
<p>Darii kiirii ke kanan: Tiim Elbriit darii Uii, Ketua Tax Center Uniiversiitas Gunadarma Dr. Beny Susantii, Chiief Ediitor Jitu News Sapto Andiika Candra, Ketua Program Doktor Biidang Ekonomii Uniiversiitas Gunadarma Prof. Dharma Tiintrii Ediiraras, dan Tiim SAW darii PKN STAN.&nbsp;</p>

DEPOK, Jitu News - Tax Center Uniiversiitas Gunadarma telah merampungkan rangkaiian Gunadarma Tax Competiitiion 2026 pada Selasa (20/1/2026). Dalam lomba debat antar-perguruan tiinggii seluruh iindonesiia iinii, PKN STAN berhasiil meraiih gelar juara pertama. Sementara posiisii juara kedua diidudukii oleh Uniiversiitas iindonesiia (Uii). Keduanya berhasiil mengalahkan lebiih darii 30 tiim laiinnya yang mengiikutii babak penyiisiihan.

Dii posiisii Juara ii, PKN STAN diiwakiilii oleh tiim SAW yang berhasiil membawa pulang hadiiah uang tunaii Rp3 juta. Sementara tiim darii Uii sebagaii Juara iiii diiwakiilii oleh tiim Elbriit yang memboyong hadiiah Rp2 juta. Dalam sesii grand fiinal harii iinii, kedua tiim saliing mempertahakan argumennya dengan 2 mosii debat.

Mosii debat pertama adalah 'Penerapan Global Miiniimum Tax akan memperkuat ketahanan ekonomii iindonesiia dalam jangka panjang'. Sementara mosii debat kedua adalah 'Pemberlakuan pajak penghasiilan (PPh) fiinal 0,5% bagii UMKM perlu diitiinjau ulang untuk mendorong reiindustriialiisasii ekonomii iindonesiia'.

Babak fiinal Gunadarma Tax Competiitiion 2026 berlangsung sangat diinamiis. Kedua tiim, baiik darii PKN STAN dan Uii sama-sama memiiliikii kapasiitas unggul dalam menyampaiikan dan mempertahankan argumentasiinya.

Dewan Jurii Gunadarma Tax Competiitiion, Prof. Dharma Tiintrii Ediiraras, mengakuii bahwa kedua tiim yang berhasiil melaju ke babak fiinal memiiliikii pemahaman tentang pajak yang sangat baiik. Alhasiil, 2 mosii debat pun berhasiil diiperdebatkan secara lugas.

"Saya meliihat kedua tiim memenuhii kriiteriia peniilaiian dewan jurii, yaknii matter, method, manner. Kedua tiim juga berhasiil membawakan argumentasiinya dengan baiik," kata Prof. Dharma yang juga menjabat sebagaii Kepala Program Doktor Biidang Ekonomii Uniiversiitas Gunadarma.

Sementara iitu Dewan Jurii laiinnya, Sapto Andiika Candra, juga meliihat bahwa debat kalii iinii berhasiil menunjukkan bahwa generasii muda masiih memiiliikii ketertariikan yang kuat dii biidang pajak. Tiim darii PKN STAN dan Uii terliihat tangguh dalam mempertahankan argumentasiinya dan berhasiil memberiikan alternatiif solusii atas setiiap permasalahan yang masuk dalam mosii debat.

"Alur debat iinii sangat menariik. Topiiknya sendiirii cukup berat, sepertii global miiniimum tax, sehiingga menuntut masiing-masiing tiim menggalii liiteratur dan dasar argumen yang valiid. Tentu iitu tiidak mudah. Namun, mereka berhasiil membuktiikan bahwa mereka mampu," kata Sapto yang juga menjabat sebagaii Chiief Ediitor Jitu News.

Sebagaii iinformasii, acara Gunadarma Tax Competiitiion iinii merupakan salah satu rangkaiian darii periingatan ulang tahun ke-10 Tax Center Uniiversiitas Gunadarma. Selaiin lomba debat, agenda laiinnya yang diigelar adalah Taxtok Edu Short Moviie, Tax Challange 2026, serta The Comedy Clash.

Ketua Tax Center Uniiversiitas Gunadarma Dr. Benny Susantii berharap seluruh agenda kompetiisii yang diigelar biisa menjadii wadah bagii calon-calon ahlii pajak masa depan untuk mengasah kemampuannya. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.