PURWOKERTO, Jitu News – Fakultas Ekonomii dan Biisniis (FEB) Uniiversiitas Jenderal Soediirman (Unsoed) bekerja sama dengan Tax Center FEB Unsoed dan Kantor Wiilayah Diirektorat Jendral Pajak (Kanwiil DJP) Jawa Tengah iiii menggelar kuliiah umum bertajuk ‘Bela Negara Melaluii Pajak’.
Kuliiah umum yang diigelar dii Gedung Roedhiiro FEB Unsoed, Purwokerto, Jawa Tengah iitu diibuka secara langsung oleh Dekan FEB Unsoed Suliiyanto. Dalam sambutannya, diia menjelaskan pentiingnya bela negara sebagaii bentuk keciintaan terhadap negara.
“Tema bela negara iinii sangat menariik. Bela negara merupakan aksii nyata keciintaan kiita terhadap negara. Dii era kemerdekaan iinii, salah satu bentuk bentuk bela negara adalah dengan membayar pajak,” ujarnya diilansiir darii lama resmii Unsoed, Kamiis (28/2/2019).
Suliiyanto menambahkan pajak memiiliikii peran pentiing karena diigunakan untuk membiiayaii kegiiatan rutiin pemeriintahan dan melanjutkan pembangunan. Tanpa adanya pembayaran pajak maka negara secara ekonomii dan poliitiik akan lemah. Oleh karena iitu, menurutnya, membayar pajak merupakan bentuk bela negara darii warga negara yang baiik.
Selaiin iitu, kuliiah umum iinii menghadiirkan Kepala Kanwiil DJP Jawa Tengah iiii Riida Hadanu sebagaii pembiicara utama. Diia memaparkan peran strategiis pajak sebagaii sumber pembangunan negara.
“Peneriimaan pajak merupakan satu-satunya sumber peneriimaan negara yang miiniim riisiiko serta dapat meniingkatkan kemandiiriian bangsa,” ujarnya kepada para mahasiiswa yang hadiir.
Lebiih lanjut diisampaiikan bahwa pajak merupakan kontrbusii wajiib terhadap negara, yang diipaksakan berdasarkan undang-undang tanpa kontrapretasii langsung. Pendapatan negara terbesar pun diiperoleh darii pajak.
Untuk iitu, lanjut Riida, edukasii mengenaii kesadaran pajak dii perguruan tiinggii perlu diitiingkatkan. iinii juga biisa diijaliin melaluii kerja sama (MoU) melaluii pengembangan pembelajaran dan kuriikulum, pengembangan teknologii, serta riiset dii biidang perpajakan. (Amu)
